Bupati Muaraenim Ditahan KPK

Kondisi Rumah Dinas Bupati Muaraenim Pasca Juarsa Ditahan KPK, Bahkan Penjaga Tak Terlihat

Pasca penangkapan KPK terhadap Bupati Muaraenim, H Juarsah SH, rumah dinas Bupati Muaraenim terlihat kosong

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Refly Permana
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Pasca Bupati Muara Enim Juarsah SH resmi ditahan KPK, rumah dinas Bupati Muara Enim terlihat kosong melompong, Senin (15/2/2021). 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Pasca penangkapan KPK terhadap Bupati Muaraenim, H Juarsah SH, rumah dinas Bupati Muaraenim terlihat kosong, Senin (15/2/2021) malam.

Dari pantauan di lapangan, rumah dinas Bupati Muaraenim yang terletak di jalan SMB II terlihat sepi, 

Pintu gerbang yang biasanya terbuka, terlihat tertutup.

Kita Serahkan ke KPK Sikap Parpol Pengusung Pasca Bupati Muaraenim Sumsel Juarsah Ditahan KPK

Begitupun penjagaan tidak terlihat seperti biasanya.

Begitupun kondisi di kantor Pemkab Muaraenim terlihat sepi, hanya terlihat tiga orang Satpol PP yang berjaga-jaga di pintu utama.

Bupati Muaraenim, H Juarsah SH, ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI diamankan KPK usai memenuhi panggilan kedua.

Hal ini diungkapkan oleh Kabag Humas dan Protokol Muaraenim, Deni Fedrian, Senin (15/2/2020).

"Pak Bupati bukan ditangkap atau dijemput KPK ke Muaraenim, tapi beliau diamankan setelah memenuhi panggilan kedua," katanya.

Dari Berkas Dakwaan Robi, Jaksa Sebut Juarsah Terima Fee Proyek 2 Miliar Saat Jadi Wabup Muaraenim

Dijelaskan Deni, Bupati Muaraenim berangkat ke Jakarta pada hari Minggu,(14/2/2020) untuk memenuhi panggilan KPK dalam panggilan kedua.

"Beliau diantar sama walpri, dan tadi ternyata beliau langsung ditahan.

Ssaya tidak bisa banyak komentar, mohon doanya saja untuk pak bupati agar diberi kesehatan," katanya.

Bupati Muaraenim, Juarsah, ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka dalam kasus suap pada 13 proyek di Dinas PUPR Muaraenim Tahun Anggaran 2019.

Hal ini disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum, Ali Fikri, melalui rilisnya, Senin (15/2/2021).

"Hari ini KPK akan menyampaikan informasi terkait dengan penetapan dan penahanan JRH (Juarsah tidak dibacakan), Bupati Kabupaten Muaraenim (yang merupakan Wakil Bupati Muara Enim 2018- 2020) dalam pengembangan perkara dugaan suap terkait proyek-proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim Tahun 2019," ujar JPU KPK, Ali Fikri.

Berikut Cara Cairkan Dananya, Akses eform.bri.co.id/bpum untuk Cek Penerima BLT UMKM Rp 2,4 Juta

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved