Breaking News:

Wawancara Tokoh

Imlek Saat Pandemi tak Kurangi Khidmat Perayaan (2-Habis): Kalau Optimis, Yakin Semua Lebih Baik

Masyarakat Tionghoa Sumsel sudah sepakat untuk mengikuti imbauan itu demi mencegah penularan virus corona.

Editor: Soegeng Haryadi
SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT
Ko Alam 

TAHUN 2021 ini merupakan tahun Kerbau Logam bagi masyarakat Tionghoa. Pada tahun ini disebut masa transisi, artinya alam semesta masih belum seimbang dengan masih banyaknya terjadi bencana alam seperti tanah longsor, banjir hingga gunung meletus. Namun, Ko Alam sebagai tokoh Tionghoa Palembang menekankan tetap optimis bangkit di tengah pandemi. Ia juga memprediksi beberapa sektor usaha yang akan bangkit tahun ini. Simak wawancara bersama Sripo.

Apakah sudah ada imbauan secara nasional utk merayakan Imlek secara terbatas, artinya cukup dengan keluarga? Bagaimana untuk di Sumsel sendiri?
Kita sudah menerima imbauan dari pemerintah dan dari masyarakat Tionghoa Indonesia. Untuk perayaan Imlek tahun ini tidak melakukan upacara peribadatan secara ramai-ramai yang mengundang kerumunan massa. Masyarakat Tionghoa Sumsel sudah sepakat untuk mengikuti imbauan itu demi mencegah penularan virus corona.

Baca juga: Imlek Saat Pandemi tak Kurangi Khidmat Perayaan (1): Ikuti Anjuran Pemerintah untuk tak Berkerumun

Jika ibadah dilarang berkerumun, lalu bagaimana dengan kegiatan open house Imlek apakah juga dilarang?
Karena suasana Pandemi, untuk open house tahun ini tidak dilakukan. Silaturahmi ke rumah keluarga pun kita batasi. Kita harus ikuti arahan pemerintah supaya pandemi ini cepat berlalu.

Menkes dalam berita waktu lalu menyarankan Angpao sebaiknya tidak diberikan secara langsung mengurangi resiko penularan, bagaimana menurut Anda?
Tahun ini kita tidak bagi-bagi angpao, karena dikhawatirkan dari angpao ini bisa jadi media penularan virus ke orang lain. Apalagi Menteri Kesehatan telah menyarankan tidak memberikan angpao secara langsung kepada orang. Meski intensitas bertemu keluarga dikurangi karena pandemi, kita tetap bersilaturahmi secara virtual.

Secara pribadi, bagaimana Anda menilai wabah Virus Corona?
Pandemi ini adalah ujian yang tentunya tidak disukai oleh semua umat manusia. Tapi, inilah satu kejadian alam yang harus kita lalui. Pandemi mengajarkan kita untuk saling menjaga, saling mengasihi dan selalu berbuat kebaikan sesama manusia.

Soal vaksin yang dalam waktu mendatang, mungkin bulan Mei mulai diberikan ke pada masyarakat umum, termasuk warga Tionghoa, apa pendapat Anda?
Vaksin ini menjadi salah satu solusi untuk memutus penyebaran virus corona. Jadi saya imbau masyarakat agar mengikuti anjuran pemerintah untuk divaksinasi.

Apa harapan Anda pada Imlek tahun ini?
Tentunya pertama kali kita berharap Pandemi ini agar segera berlalu. Semoga di tahun Kerbau Logam ini sisi perekonomian Sumsel bisa berkembang dan baik kembali seperti sebelum virus corona melanda.

Pada tahun Kerbau Logam ini bagaimana Anda melihatnya?
Tahun ini kita Harus tetap optimis, semangat terus berusaha untuk melakukan hal terbaik di kehidupan kita, apalagi tahun ini adalah tahun transisi.

Bisa dijelaskan apa yang dimaksud dengan tahun transisi?
Saat ini alam semesta masih belum seimbang, selain masih terjadi wabah virus corona masih banyak bencana alam yang terjadi seperti banjir, longsor, gunung meletus dan bencana lainnya yang disebabkan oleh alam cukup banyak akan terjadi di Indonesia.

Di masa transisi yang banyak terjadi bencana alam, lantas sebagai umat manusia apa yang harus kita perbuat?
Sebagai umat beragama mari kita lakukanlah ibadah semaksimal mungkin dengan kepercayaan masing-masing, supaya pada tahun ini kita diberikan keselamatan, kesehatan dan rejeki yang baik.

Untuk tahun Kerbau Logam ini bisnis apa yang paling cocok dilakukan?
Sektor bisnis paling cocok pada tahun adalah usaha yang bergeraklah di bidang pertanian, perkebunan, pertambangan dan sektor teknologi.

Lalu, untuk bisnis yang tidak cocok untuk dijalankan pada tahun ini apa?
Semua bisnis datangkan energi positif, bukan tentang bisnis apa yang tidak cocok dijalankan pada tahun ini. Kita harus optimis, tahun ini penuh perjuangan. Kalau kita optimis yakin semua usaha pasti hasilnya ke depan akan lebih baik.

Pada tahun ini apakah perekonomian Sumsel akan sulit?
Di tahun ini perekonomian Sumsel saya lihat keadaannya tetap stabil. Karena Sumsel ini potensinya luar biasa. Hasil buminya banyak seperti sawit, minyak, batubara, kopi dan lain-lain. Maka untuk Sumsel saya rasa tidak akan mengalami kesulitan.

Apa imbauan untuk warga Tionghoa di tahun baru ini?
Untuk warga Tionghoa kita harus tetap semangat, bahu-membahu, tolong-menolong, supaya ke depan kita bisa berikan hal terbaik untuk sesama manusia. (oca)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved