Breaking News:

Kasus Pembunuhan

"MAMAH Sudah di Surga," Ajal Menjemput Marsah di Pagi Buta: Korban Nafsu Gila Pemuda Teler

Dalam waktu 3 kali 24 jam, tim Polres Serang menciduk pembunuh dan pemerkosa penjual sayuran Marsah (46)

TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Permohonan Terakhir Marsah Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Pria Mabuk Berat: Jangan Anak Saya Banyak. Marsah (42), pedagang sayur asal Cikande, Kabupaten Serang 

SRIPOKU.COM, SERANG--Dalam waktu 3 kali 24 jam, tim Polres Serang menciduk pembunuh dan pemerkosa penjual sayuran Marsah (46) yang jasadnya di selokan di Jalan Kandang Sapi, Kampung Kayu Areng, Desa Parigi, Cikande, Kabupaten Serang, pada Selasa (9/2/2021) pagi.

Jejak pelaku pemuda pengangguran berinisal AR (24), warga Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten, terendus karena sandalnya tertinggal di semak-semak di Cikande, Kabupaten Serang, Banten.

Baca juga: Bocah 13 Tahun jadi Korban Pemerkosaan dan Pembunuhan, Istri Pelaku Ternyata Ikut Membantu

Baca juga: Dua Tahun Buron, Perampok dan Pemerkosa Apoteker di Lubuklinggau, Berhasil Ditangkap

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sriwijayapost di bawah ini:

Pesta miras semalam suntuk

Kasus tersebut berawal saat AR pesta minuman keras (miras) jenis tuak bersama enam temannya pada Senin (8/2/2021) pukul 15.00 WIB hingga pukul 4.00 WIB pagi hari.

Mereka pesta miras di sebuah gubuk di Kampung Kayu Areng, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Serang.

"Dia minum-minum di gubuk sampai mabuk, setelah mereka minum teman-temannya pulang," kata Kapolres Serang AKBP Mariyono kepada wartawan, Jumat (12/2/2021).

Rencananya, pelaku dengan rekannya inisial S pada pukul 04.00 WIB akan membeli minuman keras lagi.

Ternyata, warung yang menjual miras tutup. Sehingga pelaku bersama rekannya pulang ke rumah masing-masing.

Halaman
1234
Editor: Wiedarto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved