Breaking News:

Berita Muba

Sabu Disimpan Dalam Panci, Kedok Edi Irawan Terbongkar Usai Gagal Kelabui Petugas

Unit Reskrim Polsek Babat Toman kembali meringkus pelaku penyalahgunaan narkoba bernama Edi Irawan, Rabu (10/2/2021) sekira pukul 22.30 WIB

SRIPOKU.COM / Fajeri Ramadhoni
Edi Irawan gagal kelabui Petugas, Sabu disimpan di panci berhasil diendus petugas Polsek Babat Toman, Jumat (12/2/2021) 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Unit Reskrim Polsek Babat Toman kembali meringkus pelaku penyalahgunaan narkoba bernama Edi Irawan, Rabu (10/2/2021) sekira pukul 22.30 WIB di dalam gudang milik tersangka di Dusun II Desa Bangun Sari Kecamatan Babat Toman Kabupaten Muba.

Pelaku tertangkap tangan memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I jenis sabu.

Kapolsek Babat Toman, mengatakan, penangkapan bermula pada saat Unit Reskrim Polsek Babat Toman mendapat informasi dari masyarakat bahwa sering terjadi transaksi Narkoba jenis sabu di Dusun II Desa Bangun Sari Kecamatan Babat Toman Kabupaten Muba.

"Selanjutnya Unit Reskrim Polsek Babat Toman yang dipimpin oleh Kanit Reskrim IPDA Joharmen, SH, M.Si langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap pelaku," ujarnya.

Saat digeledah, ditemukan barang bukti narkoba jenis sabu di dalam gudang milik pelaku sebanyak 21 paket sabu kecil dan 1 paket sabu besar dengan berat bruto 6,54 gram yang ditemukan di dalam ember besar warna merah sebanyak 5 paket kecil.

Lalu di dalam panci kukusan warna silver sebanyak 16 paket kecil, di dalam tas selempang warna hitam sebanyak 1 paket besar, 1 unit timbangan digital, 4 bal plastik bening, 3 buah skop dari pipet.

"Selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan di Polsek Babat Toman guna proses lebih lanjut," jelasnya.

Tersangka sendiri mengakui bahwa Barang Bukti berupa 21 paket kecil dan 1 paket besar narkoba jenis shabu dgn berat bruto 6,54 gram adalah sisa penjualan narkoba miliknya yg dibeli dari seseorang berinisial A warga Ulak Paceh Kecamatan Lawang Wetan, Muba pada (10/2/2021) sekitar pukul 20.00 WIB.

"Pelaku akan dijerat Pasal 114 dan 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara," tegasnya. (dho)

Pengedar Narkoba Ini Kepergok Bawa 200 Butir Inek Warna Hijau Tua Logo Kerang, Dicegat di Jalinsum

Jangankan Untung Balik Modal Pun Tidak, Pengrajin Tahu Tempe di Lubuklinggau Mogok Produksi

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved