Breaking News:

Orangtua Bayi Penderita Hidrosefalus Berharap Mukjizat Tuhan Karena Tak Mampu Menebus Obat

Tidak sedikit dari kalangan masyarakat membutuhkan perhatian karena ketidakmampuan ekonomi sehingga kesulitan memberikan perhatian terhadap anak

Wartakotalive.com
Bayi berusia 13 bulan bernama Muhammad Fallih Akmar asal Setu, Kota Tangsel, menderita penyakit Hydrocephalus. 

SRIPOKU.COM—Tidak sedikit dari kalangan masyarakat membutuhkan perhatian karena ketidakmampuan ekonomi sehingga kesulitan memberikan perhatian penuh terhadap anak.

Bahkan, si orangtua terpaksa pasrah dan berharap pada Yang Maha Kuasa di saat untuk menebus obat untuk anak yang sakit pun tidak sanggup.

Ilustrasi inilah dikutip  dari WARTAKOTALIVE.COM, yang menyebutkn pasangan suami istri (pasutri) Septian Prastiya (28) dan Yani Suriani (23) hanya dapat mengelus dada.

Keduanya hanya berharap mukjizat Tuhan atas kesembuhan penyakit anak keduanya, Muhammad Fallih Akmar.

Tak jarang dengan tatapan kosongnya, keduanya meratapi kondisi buah cintanya itu. 

Sebab, sejak lahir, balita berusia 13 bulan yang mengidap penyakit hidrosefalus, yakni penumpukan cairan di rongga otak. 

Keduanya pun tidak berharap banyak.

Harapan mereka hanya dapat melihat sang anak tumbuh normal layaknya anak seusianya.

"Ya normal kaya anak-anak lain si gitu saja," harap Septian Prastiya saat ditemui di kontrakannya, Jalan Kelapa Dua RT 05/03 Babakan, Setu, Kota Tangerang Selatan pada Rabu (10/2/2021).

Namun, harapan diakuinya jauh dari kenyataan.

Halaman
123
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved