Breaking News:

Berita Prabumulih

Meski CCTV Dirusak, Wajah Pelaku Terlanjur Terekam, Sosok Pencuri Tanaman Hias Akhirnya Terbongkar

Aksinya mencuri tanaman hias tetap bisa terbongkar. Sebab wajah Irwansyah sudah terlanjur terekam CCTV.

SRIPOKU.COM / Edison
Irwansyah pelaku pencurian tanaman hias diringkus jajaran Satreskrim Polsek Prabumulih Barat, Rabu (10/2/2021) 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Upaya Irwansyah merusak CCTV (Closed Circuit Television) sia-sia.

Aksinya mencuri tanaman hias tetap bisa terbongkar.

Sebab wajah Irwansyah sudah terlanjur terekam CCTV.

Warga Gang Arena RT 15 RW 07 Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara kota Prabumulih, diringkus jajaran Satreskrim Polsek Prabumulih Barat pada Rabu (10/2/2021).

Irwansyah diringkus polisi karena mencuri belasan tanaman hisa alias bunga milik warga pada Minggu (31/1/2021) lalu.

Selain meringkus pelaku, petugas kepolisian juga berhasil mengamankan barang bukti berupa selembar sweter yang digunakan pelaku saat melakukan pencurian, 7 tanaman bunga berbagai jenis dan rekaman CCTV di rumah korban.

Berdasarkan informasi berhasil dihimpun pelaku Irwansyah bermula dari laporan Mardiana (48) ke SPK Polsek Prabumulih Barat pada Minggu (31/1/2021).

Dalam laporannya ibu yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih itu mengaku jika belasan jenis bunga di kediamannya dicuri oleh pelaku.

Dalam aksi yang tertangkap kamera CCTV, pelaku masuk kediaman korban di Jalan Alipatan Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Barat dengan cara pelaku memanjat pagar rumah korban dan mengambil 12 batang bunga di dalam pot di teras rumah korban.

Mendapat laporan itu, jajaran Satreskrim Polsek Prabumulih Barat langsung melakukan penyelidikan dan mengetahui identitas pelaku.

"Kita lakukan penyelidikan dan mendapati informasi keberadaan pelaku. Tak ingin membuang waktu, kita langsung menuju kediaman pelaku dan meringkusnya tanpa perlawanan," ungkap Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Surya Melalui Kanit Reskrim Ipda Darmawan kepada wartawan, Kamis (11/2/2021).

Kanit Reskrim menuturkan atas perbuatan pelaku akan dijerat pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan.

"Tersangka akan dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun kurungan penjara," tegasnya. (eds)

Jangan Sampai Kelewatan, Puasa Rajab 10 Hari Mulai 13 Februari, Dihapus Dosanya & Diganti Kebaikan

Pendakian Gunung Dempo Ditutup, Mulai 18-22 Februari 2021, Ini Penyebabnya

Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved