Breaking News:

Virus Covid 19

RATUSAN Wilayah RT Zona Merah, Khofifah Berlakukan 'Lockdown' Lokal: Isolasi Ketat

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa telah menjelaskan, bahwa ada sebanyak 210 RT di Jawa Timur yang statusnya masuk dalam zona merah

KOMPAS.COM/IRA GITA
Ilustrasi Dua orang dinyatakan reaktif Covid-19 usai rapid tes saat giat penyekatan di Jalan Yos Sudarso, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Jumat (18/12/2020) lalu, langsung dibawa ke Wisma Atlet, Kemayoran Jakarta Pusat. 

SRIPOKU.COM, SURABAYA--Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa telah menjelaskan, bahwa ada sebanyak 210 RT di Jawa Timur yang statusnya masuk dalam zona merah.

Wilayah tersebut, menjadi penekanan dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro yang dimulai hari ini, Selasa (9/2/2021) hingga Senin (22/2/2021).

"Pemetaan dari Polda, kalau tingkat RT yang masuk zona merah ada 210 titik. Yang masuk zona oranye 1.245 titik, yang masuk zona kuning 10.023 titik dan yang hijau 81.730 titik. Itu di 38 kabupaten/kota. Maka koordinasi-koordinasi dengan bupati dan wali kota penting untuk mem-breakdown lebih detail terkait zonasi ini," tegasnya, Selasa (9/2/2021).

Lebih lanjut, berdasarkan data dari Polda Jawa Timur menunjukkan bahwa sebaran RT berstatus zona merah ada di 5 kabupaten/kota di Jawa Timur. Yaitu di Kota Madiun, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kota Blitar dan Kabupaten Trenggalek.

Terbanyak ada di Kota Madiun, sebanyak 187 titik. Kemudian disusul dengan Kota Surabaya sebanyak 12 titik, Kabupaten Trenggalek sebanyak 9 titik, Kabupaten Sidoarko 1 titik dan Kota Blitar 1 titik.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Jatim, Makhyan Jibril Al Faraby mengatakan, ada kriteria sebuah RT dikatakan zona merah. Yaitu adalah terdapat lebih dari 10 rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama 7 hari terakhir.

"Pemberlakukan PPKM tingkat RT mencakup menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat. Kemudian melakukan isolasi mandiri/terpusat dengan pengawasan ketat dan menutup rumah ibadah, tempat bermain anak dan tempat umum lainnya kecuali sector esensial," tegas Jibril.

Kemudian dalam RT zona merah harus melarang kerumunan lebih dari 3 orang.

Di dalam RT, juga wajib membatasi mobilitas keluar masuk wilayah RT maksimal hingga pukul 20.00 WIB.

Dan yang terakhir, harus meniadakan kegiatan sosial masyarakat di lingkungan RT yang menimbulkan kerumunan dan berpotensi menimbulkan penularan.

Halaman
12
Editor: Wiedarto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved