Breaking News:

Bank Sumsel Babel Kucurkan Rp 80 miliar, Kredit Sindikasi Kepada Semen Baturaja

Sebagai mitra pada sindikasi kali ini, Bank Sumsel Babel mengucurkan kredit kepada PT Semen Baturaja senilai Rp80 miliar.

ho/sripoku.com
Penandatanganan kerja sama kredit sindikasi Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin dan Direktur Utama PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Jobi Triananda Hasjim di Gedung Kantor Pusat Bank Sumsel Babel, Selasa (9/2/2021). 

PALEMBANG, SRIPO - Bank Sumsel Babel bersama Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan beberapa BPD lainnya kembali menyalurkan kredit sindikasi kepada PT Semen Baturaja (Persero) Tbk pada proyek pembangunan pabrik Semen Baturaja Il dengan nilai Rp1,3 triliun.

Penyaluran kredit tersebut merupakan  bentuk sinergi antara Bank Sumsel Babel dan BNI dalam menjaga rantai produksi PT Semen Baturaja.

Sebagai mitra pada sindikasi kali ini, Bank Sumsel Babel mengucurkan kredit kepada PT Semen Baturaja senilai Rp80 miliar. Sebelumnya, daerah ini pun telah memberikan kredit sebesar Rp70 miliar.

Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin, berharap kerjasama ini dapat meningkatkan kapasitas produksi PT Semen Baturaja sehingga secara tidak langsung akan membantu perekonomian di Bumi Sriwijaya.

‘’Bank Sumsel Babel menyambut baik atas pembiayaan kembali ini dengan harapan dapat membantu biaya produksi Semen Baturaja,’’ kata Achmad  pada acara penandatanganan kerja sama di Gedung Kantor Pusat Bank Sumsel Babel, Selasa (9/2/2021).

Kerjasama pembiayaan ini merupakan wujud sinergi antar kedua perusahan yang berdomisili di Sumsel dalam rangka meningkatkan partisipasi untuk pembangunan infrastruktur dan perekonomian di Sumsel.

Direktur Utama PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Jobi Triananda Hasjim, menjelaskan, dengan adanya tambahan kredit tersebut kini total total kredit yang diberikan Bank Sumsel Babel sebesar Rp150 miliar.

‘’Bank Sumsel Babel telah berkomitmen untuk melakukan penambahan porsi pemberian fasilitas kredit sindikasi kepada SMBR," jelasnya.

Menurut Jobi, tahun 2021 dinilai menjadi titik balik untuk menaikan perekonomian nasional, salah satunya meningkatnya anggaran pemerintah di bidang infrastruktur sebesar Rp 417,4 T atau naik 48 persen dari tahun sebelumnya.

"Semen Baturaja pun optimistis jika tahun ini akan lebih banyak proyek strategis yang mampu menaikan volume penjualan semen," ujarnya.

Pada awal tahun 2021 saja,  Semen Baturaja telah ikut berpartisipasi dalam proyek di wilayah Sumsel seperti kontribusi dalam pembangunan Ruas Jalan Tol Palembang-Betung, Ruas pembangunan Prabumulih-Muara Enim, Ruas Muara Enim-Lahat-Lubuk Linggau dan proyek strategis lainnya.

Tak hanya itu, di Lampung dan Jambi pun Semen Baturaja telah memulai pembangunan Bendungan Way Sekampung, PLTG Kerinci, PLTG Lebong-Bengkulu, Bendungan Margatiga, dan lain-lain. Tak hanya itu, masih banyak pula proyek infrastruktur pemerintah yang bisa menjadi peluang Semen Baturaja untuk berkontribusi dalam meningkatkan penjualan dan memperbaiki perekonomian Nasional.

Dia menambahkan, tahun ini diprediksi  konsumsi semen dalam negeri akan naik sekitar 7-8 persen dikarenakan naiknya anggaran infrastruktur. 

"Kami melihat banyak peluang proyek strategis di wilayah marketshare. Semen Baturaja siap meningkatkan kapasitas produksi dan memenuhi permintaan semen di wilayah Indonesia khususnya wilayah Sumsel, Lampung, Jambi, hingga ke Bangka Belitung’’ ujar Jobi.(mg3)

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Azwir Ahmad
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved