Breaking News:

Kisah Kasih Pasangan Suami Isteri Sehidup Semati Meninggal Akibat Covid-19

Khusus di Tanah Air, sejumlah kasus Covid-19 dengan korban pasangan suami istri menyisakan kisah tersendiri. Di Tanjungpinang, meninggal karena covid

kompas.com
Ilustrasi 

Sedangkan istrinya yang biasanya berjualan di kantin sekolah,  selama pandemi hanya di rumah karena siswa belajar dari
rumah.

Sehari setelah meninggal, anak dari pasangan tersebut yang sudah berusia 40 tahun
juga dinyatakan positif Covid-19.

Dia harus diisolasi di rumah bersama anaknya yang berusia 11 tahun.

3. Tinggalkan dua anak Lihat

Dua orang anak di Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur
harus berpisah dengan kedua orangtuanya.

Kedua orang tua mereka menjadi korban keganasan Covid-19.

Sang ayah meninggal terlebih dahulu pada Kamis (2/7/2020).

Kemudian 10 hari berselang, ibumereka menyusul meninggal dunia.

“Tadi malam ibu ini meninggal dan langsung dimakamkan dengan protokol Covid-19.

Ibu ini merupakan istri dari pasien no 46 yang meninggal lebih dahulu karena
terpapar corona,” ujar Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni saat dihubungi Kompas.com, Senin
(13/7/2020).

Anak perempuan mereka juga dinyatakan positif Covid-19 dengan kondisi
bergejala dan dirawat di rumah sakit.

Sedangkan anak laki-laki mereka saat itu masih menunggu hasil PCR.

4. Warga yang mandikan jenazah tertular

Kisah tragis bermula saat seorang pria asal Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap meninggal dunia dengan status
suspek.

Karena hasil tes belum keluar, warga sempat membuka peti dan memandikan jenazahnya.

Namun ternyata almarhum dinyatakan terpapar Covid-19 usai hasil swab keluar pada Sabtu
(19/9/2020).

Dalam tracing, istri almarhum dan seorang warga yang sempat memandikan jenazah juga
dinyatakan positif Covid-19.

Akhirnya istri almarhum menyusul meninggal dunia.

"Ada tambahan dua orang positif, istri almarhum yang sudah meninggal dan satu orang yang membantu memandikan
jenazah," tutur Kepala Dinas Kesehatan Cilacap, Pramesti, Selasa (29/9/2020).

5. Suami istri meninggal berjarak beberapa jam

Mantan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Smart Pamekasan Dokter
Sardjono meninggal dunia hampir bersamaan dengan istrinya, Martini karena terpapar Covid-19.

Keduanya meninggal hanya berselang beberapa jam saja.

Sang suami, dokter Sarjono meninggal pada Rabu (2/12/2020) dini hari.

Sedangkan istrinya, Martini meninggal pada sore harinya di hari yang
sama.

"Kemungkinan besar Martini tertular suaminya yang lebih awal sakit dan meninggal,"
ungkap Ketua Satgas penanganan pasien Covid-19 RSUD Smart Pamekasan Syaiful Hidayat.

Sebetulnya kondisi Martini semakin baik saat dirawat di rumah sakit.

Namun setelah sang suami meninggal, kondisinya menurun hingga meninggal.

Dia juga sempat menggunakan ventilator untuk bernapas.

Kasus-kasus tersebut menjadi bukti bahwa Covid-19 masih berdampak besar terhadap kesehatan manusia.

"Pandemi belum berakhir. 

Ini buktinya, ada pasangan suami-istri meninggal bergiliran," kata Syaiful saat dikonfirmasi.

Menikah Tak Biasa, Akad di Dekat Mobil Jenazah, Orang Tua Mempelai Wanita Meninggal Karena Covid-19

Anggota DPR Bernama Soepriyatno Meninggal Karena Covid-19, Kabar Duka Bagi Prabowo dan Gerindra

Kisah Dokter di Tuban Meninggal Karena Covid-19, Sang Anak Ungkap Ayahnya Tak Mau Berhenti Praktek

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah-kisah Suami Istri Meninggal Bersama
karena Covid-19, Hanya Terpaut Beberapa Jam dan Pengurus Jenazah Tertular"

Editor: RM. Resha A.U
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved