Breaking News:

Virus Covid 19

PASIEN Covid Pilih Kabur Saat Hendak Diisolasi: Acungkan Linggis ke Satgas

Seorang warga Kecamatan Kauman Tulungagung melawan petugas yang memintanya melakukan isolasi mandiri, Jumat (5/2/2021).

Editor: Wiedarto
Dok Satpol PP Kota Tangsel
ilustrasi TPU untuk jenazah Covid-19. Satpol PP Tangerang Selatan berikan sanksi sosial berupa ziarah ke makam Covid-19 bagi para pelanggar prokes, di TPU Jombang Jalan Rawa Lele, Jombang, Tangsel, Senin (18/1/2021) 

SRIPOKU.COM, TULUNGAGUNG--Seorang warga Kecamatan Kauman Tulungagung melawan petugas yang memintanya melakukan isolasi mandiri, Jumat (5/2/2021).  Pria yang positif Covid-19 ini menolak dipisahkan dengan keluarganya.

Warga berinisial ANT (21) itu melarikan diri setelah sebelumnya mengancam petugas dengan linggis.

Ayah satu anak ini diketahui terkonfirmasi Covid-19 setelah melakukan perjalanan dari luar kota. Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 desa dan kecamatan sudah menyarankan ANT untuk melakukan isolasi mandiri.

ANT diminta tinggal di rumah, sementara keluarganya diungsikan ke rumah tetangga.

“Anaknya dan orangtuanya dinyatakan negatif. Sementara istrinya kontak erat tetapi masih menunggu hasil swab test,” ungkap anggota Satgas Pengendali Operasional GTPP Covid-19 Tulungagung, Dedi Eka Purnama, seperti dilansir dari Surya.co.id, Jumat (5/2/2021).

Kejadian berawal saat Babinsa dan Bhabinkamtibmas desa setempat mendatangi rumah ANT, untuk mengevakuasi keluarganya.

Namun, ANT malah marah dan menolak keluarganya tinggal di rumah tetangga.

Pelaku marah karena tidak mau dipisahkan dengan istrinya.

“ANT bilang, penyakit itu kan dari Gusti Allah. Jadi ia menolak keluarganya diungsikan,” sambung Dedi.

Saat petugas berupaya memberikan pengertian agar tidak terjadi penularan di dalam keluarga, ANT mengamuk dan mengambil linggis.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved