Breaking News:

Beragama

Beragama Dalam Kehidupan Tapi  “Salah Faham”

Tulisan ini akan menyorot satu hal saja; “mengapa bisa salah faham dalam ber­a­ga­ma?” A­lasan saya membuat tulisan ini ada ceritanya.

ist
Muhammad Noupal 

Dia berasal dari keluarga yang sederhana.

Saya tahu, karena banyak murid madrasah saya juga berasal dari ke­luarga sangat sederhana.

Saya tidak mau mengatakan miskin sekalipun mereka ting­gal di lingkungan yang padat; rumah yang kecil; dan yang memperihatinkan, lingkungan sosial mereka sangat tidak kondusif.

Banyak anak seusia Dayat saat itu yang senang bermain judi “dadu kuncang”.

Sebagian malah ada yang membantu ke­luarganya berjualan kupon judi “Porkas” yang berhadiah jutaan rupiah.

Saya tahu ka­rena murid-murid saya sendiri yang suka bercerita.

Entah apa yang dipikirkan Dayat ini sehingga dia lebih memilih akhirat.

Bisa jadi a­da Dayat lain yang sama; yang tidak mau sekolah karena mau beribadah saja.

Bisa ja­di ada orang tua mereka yang menyuruh anaknya masuk pesantren; “nanti bisa ja­di ustadz”, mungkin begitu katanya.

Makna Beragama

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved