Breaking News:

Akan Banyak yang Sakit Hingga Meninggal Jika Pemilu Serentak Digelar 2024, Terjadi di Pemilu 2019

Pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah jika tetap disatukan pada 2024, maka beban penyelenggara baik Bawaslu maupun KPU akan semakin berat.

SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Anggota Bawaslu Sumsel Junaidi SE MSi. Foto diambil beberapa waktu yang lalu. 

Isu keserentakan pemilu dan pilkada ini memang tengah menjadi perdebatan hangat.

DPR sebenarnya telah menyusun Rancangan Undang-undang Pemilu, untuk mengubah desain keserentakan pemilu dan pilkada, yakni dengan melakukan normalisasi pilkada pada 2022 dan 2023.

Namun, pemerintah menolak rencana ini dan meminta pilkada tetap digelar tahun 2024.

Sejumlah fraksi di DPR pun berbalik arah menyuarakan hal yang sama, bahkan menolak revisi UU Pemilu.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved