Breaking News:

Santunan Meninggal Dunia Peserta BPJS Ketenagakerjaan Total Rp 42 juta

Jika ada peserta BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dunia, maka ahli waris akan mendapatkan santunan Jaminan Kematian dengan total Rp 42 juta

handout
BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek), tetap mencatatkan hasil positif pada kinerja institusi, sepanjang tahun 2020 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM --- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek, sebagai penyelenggara program Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun.

Bagi peserta bahwa BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek, akan membiayai perawatan dan pemulihan pekerja yang mengalami kecelakaan kerja.

"Begitupun jika ada peserta kami yang meninggal dunia, maka ahli waris akan mendapatkan santunan Jaminan Kematian dengan total Rp 42 juta," terang PPS Kepala BPJamsostek Cabang Muaraenim yang juga Kepala Bidang Kepesertaan, Yuce Ferlianty.

Yuce mencontohkan, kejadian kecelakaan tunggal mobil truk box plat B 9568 TCJ milik PT Indolatu yang dikendarai Yudi Prayanto (36) warga Suka Karya, Kecamatan Sukaramiz kota Palembang.

Mobil tersebut melaju dari arah Palembang menuju Lahat untuk mengantar daging ke PT Suprime, terguling hingga menabrak Pertamini milik warga Lahat, yang terjadi pada Minggu (31/1) lalu.

Di mana akibat kejadian itu, dua orang meninggal dunia dan tujuh unit rumah ludes terbakar.

Adapun penyebab kebakaran yang menghanguskan tujuh rumah itu bermula saat truk box yang membawa daging tiba-tiba slip dan terguling hingga menabrak Pertamini milik warga Lahat.

Saat terbalik itu, muncul percikan api yang kemudian menyambar usaha minyak Pertamini milik Yuliansyah dan menyebabkan api menyambar rumah warga sehingga mengakibatkan dua orang luka berat dan dua meninggal dunia.

"BPJamsostek cabang Muaraenim menyampaikan dukacita atas musibah yang terjadi dan jika ada peserta kita yang mengalami kecelakaan seperti ini atau kecelakaan lain, meninggal dunia."

"Tentunya BPJamsostek akan secepatnya mengeluarkan santunan untuk korban," pungkas Yuce.

Editor: adi kurniawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved