Breaking News:

Termasuk OKU Selatan, Dua Daerah di Sumsel Belum Lakukan Vaksin Covid-19, Ternyata Ini Peyebabnya

Sebanyak dua daerah di Sumatera Selatan (Sumsel) hingga kini belum melakukan vaksin Covid-19, padahal masing-masing daerah tersebut sudah menerima

sripoku.com/alan
Sebanyak 2.800 vial vaksin Sinovac tiba di Gudang penyimpanan Farmasi PKM Puskesmas Muaradua. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sebanyak dua daerah di Sumatera Selatan (Sumsel) hingga kini belum melakukan vaksin Covid-19.

Padahal, dua daerah tersebut telah mendapat distribusi vaksin Covid-19.

Adapun empat daerah tersebut yakni Kabupaten OKU Selatan, dan Empat Lawang.

“Kalau vaksin Covid-19 sudah kita distribusikan, hanya saja pelaksanaannya menyesuaikan dengan jadwal kepala daerahnya masing-masing,” ujar Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Sumsel, Yusri, Selasa (2/2/2021).

Yusri mengatakan, sebanyak 100.200 dosis vaksin telah didistribusikan ke 17 kabupaten dan kota di Sumsel.

Sebelumnya, tujuh daerah yang melaporkan telah melakukan vaksin Covid-19 yaitu Pagaralam, OKU, OKU Timur, Muratara, Musi Rawas, Lubuklinggau, dan Lahat.

Baca juga: Dua Mantan DPR RI Asal Sumsel Ini Komentar Soal Kudeta Demokrat, Ada Terang-Terangan Dukung Moeldoko

Baca juga: Akhir Januari Covid-19 di Sumsel Tembus Dua Ribu Kasus, Disiplin Masyarakat Mengendor

Yusri menjelaskan, tidak ada kendala berarti selama proses distribuksi vaksin ke daerah. Saat ini pun tak ada lagi stok vaksin Sinovac yang disimpan di gudang farmasi Dinkes Sumsel.

“Stok di gudang kosong dan belum ada lagi informasi pasokan vaksin dari Kemenkes RI,” jelas Yusri. 

Diketahui, rincian distribusi vaksin Covid-19 ke daerah yakni OKU sebanyak 5.360 dosis, OKI 6.400 dosis, Muara Enim 5.960 dosis, Lahat 3.800 dosis, Musi Rawas 3.960 dosis, Musi Banyuasin 6.360 dosis.

Selanjutnya, Banyuasin 5.400 dosis, OKU Selatan 2.800 dosis, OKU Timur 8.680 dosis, Ogan Ilir 4.000 dosis.

Empat Lawang 2.000 dosis, PALI 2.520 dosis, Muratara 2.360, Palembang 29.560 dosis.

Prabumulilh 4.920 dosis, Pagar Alam 2.160 dosis, dan Lubuklinggau 3.960 dosis.

“Total keseluruhannya 100.200 dosis. Vaksin ini masih diprioritaskan bagi tenaga kesehatan sebagaigarda terdepan penanganan Covid-19," ujar Yusri.

Penulis: Jati Purwanti
Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved