Breaking News:

Puluhan Warga Diangkut Satpol PP Prabumulih, Tidak Gunakan Masker di Tempat Umum

Dalam razia di depan Pasar Tradisonal Modern (PTM)Prabumulih petugas menjaring puluhan masyarakat yang tidak menggunakan masker

ho/sripoku.com
Satpol PP Kota Prabumulih jaring warga yang tidak menggunakan masker untuk di menjalani sidang Yustisia 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama TNI dan Polri dan jajaran terkait mengelar razia protokol kesehatan, Selasa (2/2/2021).

Dalam razia yang berlangsung di depan Pasar Tradisonal Modern (PTM) petugas menjaring puluhan masyarakat pengguna jalan dan pembeli di pasar yang tidak menggunakan masker.

Puluhan masyarakat melanggar protokol kesehatan itu selanjutnya diangkut menggunakan mobil Satpol PP ke Pemkot Prabumulih untuk mengikuti sidang yustisi.

"Kita razia Protokol Kesehatan agar masyarakat tetap patuh apalagi saat ini kota Prabumulih masih berstatus zona merah," ungkap Kasat Pol PP, Hartono ketika diwawancarai disela-sela melakukan razia di depan PTM Prabumulih.

Hartono menuturkan, saat ini masih ada masyarakat lalai menjalankan protokol kesehatan berupa memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan untuk itu pihaknya terus gencar melakukan penindakan maupun sosialisasi. "Kita melakukan edukasi dan menindak kepada yang melanggar supaya protokol kesehatan ini diterapkan. Kalau individu kita menjalankan protokol minimal memakai masker kemungkinan wabah ini berkurang," katanya.

Protokol Kesehatan harus terus diterapkan kata Hatono disebabkan penyebaran virus corona tidak diketahui dan bisa oleh keluarga maupun kerabat atau bisa karena orang lain.

"Makanya harus diminimalisir, selama ini kita sudah himbau dan semprot disinfektan, dibagikan masker serta lainnya makanya kita lakukan penindakan, mungkin masih banyak yang lalai makanya kita tertibkan," bebernya.

Lebih lanjut Hartono mengaku pihaknya tidak lagi melakukan sosialisasi sehingga ketika ada warga tak pakai masker akan langsung diamankan. "Kita tindak agar ada efek jera dan masyarakat lainnya patuh pakai maskee," tegasnya.

Sementara itu, Agus satu diantara warga tak pakai masker mengaku dirinya sebetulnya membawa masker namun tidak memakai karena menggunakan helm. "Saya pakai helm jadi tak pakai masker, saya mau pergi ke dekat sini," kilah warga tersebut ketika diamankan petugas. (eds)

Editor: Azwir Ahmad
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved