Breaking News:

Virus Covid 19

LAMPAUI India, Kini Indonesia Teratas Kasus Covid di Asia Tenggara: Lockdown Akhir Pekan?

Kasus aktif Covid-19 di Indonesia bahkan melampaui India untuk jumlah kasus tersebut. Di sisi lain, pandemi membuat Wisman anjlok.

Editor: Wiedarto
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Kesibukan petugas pemakaman mengurus pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bambu Apus, Jakarta, Sabtu (30/1/2021). Untuk menekan angka kematian akibat Covid-19, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memberikan masukan kepada pemerintah yaitu seperti menjalankan strategi seperti memperbanyak 3T testing, tracing, dan treatment serta menyediakan fasilitas bagi yang sakit mulai dari rumah sakit, puskesmas, hingga klinik. 

Menurutnya, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berjalan pada saat ini tidak efektif, dan sudah diakui oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya sendiri sudah tiga keluarga (kena Covid-19), satu meninggal, ada yang lagi dirawat sudah agak pulih jadi memang nyata," ujar Zulhas.

"Dua staf saya, ajudan saya dua sudah kena. Jadi memang ini luar biasa, jangan dianggap kebijakan yang ada sudah bagus, bahkan sekarang bertambah berat," sambung Wakil Ketua MPR itu.

Oleh sebab itu, Zulhas berharap kesungguhan pemerintah dalam menekan Covid-19, satu di antaranya melalui kebijakan lockdown akhir pekan.

"Saya kira dari kesungguhan kita, apalagi kalo libur itu kan luar bisa (penyebaran Covid-19)," papar Zulhas.

4. Wisatawan Anjlok

Artikel lain Tribunnews.com mengabarkan, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Desember 2020 yakni -88,08 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan wisman yang datang ke Indonesia didominasi untuk kepentingan bisnis, tugas ataupun misi tertentu, bukan untuk leisure.

"Pada Desember 2020 kunjungan wisman sebesar 164.088 naik 13,58 persen dibandingkan dengan kunjungan bulan sebelumnya."

"Namun, kalau dibandingkan dengan pergerakan pada buan Desember 2019 terjadi penurunan yang curam 88 persen," tuturnya saat rilis inflasi secara virtual, Senin (1/2/2021).

Menurut pintu masuk, wisman yang datang ke Indonesia kebanyakan melalui jalur darat sebesar 59 persen, 27 persen laut, dan 14 persen lewat udara.

"Secara bulanan ada pergerakan kecil misalnya di Bandara Ngurah Rai pada Januari 2021 ini ada 127 orang yang datang ke Bali tetapi kembali wisman ini bukan leisure."

"Mereka datang untuk conference dan mereka tamu dari lembaga internasional," tuturnya.

Suhariyanto menambahkan, jumlah kunjungan wisman sepanjang tahun 2020 tercatat hanya 4,02 juta kunjungan.

Jika dibandingkan dengan kunjungan wisman pada tahun 2019 sebesar 16,11 juta, jumlah ini merosot 75,03 persen yoy.

Dia menilai ke depan pandemi Covid-19 masih menjadi tantangan berat bagi sektor pariwisata.

"Kita bisa lihat pandemi Covid-19 membawa dampak yang buruk ke sektor pariwisata. Dan tentunya akan bergulir ke sektor pendukungnya," tuturnya.

(Tribunnews.com/ Chrysnha, Chaerul Umam, Fransiskus Adhiyuda, Seno Tri, Reynas Abdila)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Update Kasus Covid-19 Indonesia: Usul Lockdown Akhir Pekan, Kasus Lampaui India, Wisatawan Anjlok, https://www.tribunnews.com/nasional/2021/02/01/update-kasus-covid-19-indonesia-usul-lockdown-akhir-pekan-kasus-lampaui-india-wisatawan-anjlok?page=all.
Penulis: Facundo Chrysnha Pradipha
Editor: Sri Juliati

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved