Breaking News:

Virus Covid 19

LAMPAUI India, Kini Indonesia Teratas Kasus Covid di Asia Tenggara: Lockdown Akhir Pekan?

Kasus aktif Covid-19 di Indonesia bahkan melampaui India untuk jumlah kasus tersebut. Di sisi lain, pandemi membuat Wisman anjlok.

Editor: Wiedarto
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Kesibukan petugas pemakaman mengurus pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bambu Apus, Jakarta, Sabtu (30/1/2021). Untuk menekan angka kematian akibat Covid-19, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memberikan masukan kepada pemerintah yaitu seperti menjalankan strategi seperti memperbanyak 3T testing, tracing, dan treatment serta menyediakan fasilitas bagi yang sakit mulai dari rumah sakit, puskesmas, hingga klinik. 

"Memang perlu dipikirkan formulasi ulang tentang bagaimana kita tidak membuat atau mengatasi lonjakan Covid-19," kata Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan, Senin (1/2/2021).

Dasco juga mengimbau, pemerintah harus mendeteksi dini hal-hal yang bisa membuat lonjakan Covid-19 tinggi.

Misalnya, akan ada libur panjang pada saat Imlek dan Hari Raya Idul Fitri.

"Oleh karena itu, kami mengimbau kepada pemerintah untuk mewaspadai atau merencanakan ulang mengenai usulan atau rencana libur panjang yang direncanakan oleh pemerintah."

"Karena setiap libur panjang itu pasti akan terjadi lonjakan Covid-19," pungkas Dasco.

2. Lampaui India

Angka kasus aktif Covid-19 di Indonesia menempati posisi tertinggi di Asia dengan 175 ribu kasus.

Bahkan, mengalahkan negara kedua dengan kasus Covid-19 terbanyak di dunia yakni India dengan 169 ribu kasus aktif Covid-19.

Data itu dikutip Tribunnews dari situ www.worldometer.info/coronavirus pada Senin (1/2/2021).

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, pemerintah terus berusaha untuk menekanan angka kasus aktif serta menghentikan penyebaran virus Corona.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved