Breaking News:

Optimisme Terhadap Legitimasi Vaksinasi

Isu covid–19 saat ini memang tidak akan pernah hilang dari perhatian kalangan masyarakat, mu­­lai dari ruang lingkup nasional maupun internasional.

Editor: Salman Rasyidin
Optimisme Terhadap Legitimasi Vaksinasi
ist
Muhammad Syahri Ramadhan, S.H.,M.H

Banyak perusahaan yang mau tidak mau mem-PHK atau mem­berhentikan tenaga kerjanya dengan dalih menjaga keseimbangan neraca keuangan pe­rusahaan.

Segala kegiatan belajar mengajar harus dilaksanakan via daring (dalam jaringan) se­cara online, yang dimana hal tersebut dapat memberi efek depresi bagi murid bahkan te­naga pendidik.

Maka dari itu, demi terbebas dari belenggu pandemi ini, tidak bisa tidak, u­paya meminimalisir bahkan menghilangkan virus dengan memanfaatkan vaksin harus di­la­kukan.

Melawan hoaks

Perlu diketahui, saat ini pemerintah sudah menetapkan beberapa jenis vaksin yang diatur da­lam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/ MENKES/ 9860/ 2020 tentang Penetapan Jenis Vaksin Untuk Pelaksanaan Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (Covid–19).

Dalam diktum kesatu Kepmenkes tersebut disebutkan bahwa terdapat 6 (e­nam) jenis vaksin yang digunakan untuk pelaksanaan vaksinasi di Indonesia.

Adapun ke­e­nam je­nis vaksin tersebut diproduksi oleh PT Bio Farma (Persero), AstraZeneca, China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm), Moderna, Pfizer Inc. and BionTech, dan Si­novac Biotech Ltd.

Sejak awal kedatangan nya di Indonesia, terutama vaksin yang diimport dari negeri tirai bam­bu.

Meskipun secara prosedural sudah didukung dengan terbitnya Persetujuan Penggunaan Da­rurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) dan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No. 02 Tahun 2021 tentang Produk Vaksin Covid-19 dari Sinovac Life Sci­en­ces Co. Ltd. China dan PT. Bio Farma (Persero) yang dianggap suci dan halal digunakan o­leh umat Islam, bukan berarti rasa takut dan kekhawatiran akan segera pupus di benak se­ba­gian besar masyarakat.

Tidak Gemeter Seperti Suntikkan Pertama, Vaksinator Covid-19 Presiden Jokowi Lebih Tenang
Tidak Gemeter Seperti Suntikkan Pertama, Vaksinator Covid-19 Presiden Jokowi Lebih Tenang (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Padahal, vaksin yang didatangkan oleh pemerintah tentunya melalui tahapan uji klinis yang be­gitu ketat.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved