Breaking News:

Tambah Fitur Kemanan Baru Untuk WhatsApp Web, Pengguna Harus Menggunakan Sidik Jari

Untuk menambah keamanan pengunaan aplikasi WhatsApp di desktop atau web, pengguna harus menggunakan sidik jari.

jambi.tribunnews.com
Ilustrasi Whatsapp 

SRIPOKU.COM -- Untuk menambah keamanan pengunaan Aplikasi WhatsApp di desktop atau web, pengguna harus menggunakan sidik jari.

Fitur keamanan baru ini mewajibkan pengguna untuk memindai sidik jari atau wajah, saat akan masuk dan melakukan sinkronisasi ke dalam  Aplikasi WhatsApp desktop atau web.

Biasanya, pengguna hanya diwajibkan memindai QR Code yang muncul di layar komputer saat akan login dan melakukan sinkronisasi.

Pihak WhatsApp mengatakan, fitur keamanan baru ini digulirkan agar kegiatan komunikasi pengguna tetap terjaga privasi dan keamanannya saat menggunakan Aplikasi WhatsApp versi apapun.

"Hari ini, kami memperkuat fitur keamanan untuk aplikasi web dan desktop dengan menambah lapisan keamanan ketika pengguna ingin menyinkronkan akun Aplikasi WhatsApp dari ponsel ke komputer mereka," kata WhatsApp.

Ketika pengguna akan masuk ke dalam WhatsApp versi web atau desktop, pengguna akan diminta untuk melakukan autentikasi biometrik berupa sidik jari atau wajah.

Biometrik yang dianggap sah adalah sidik jari maupun wajah yang telah didaftarkan di ponsel masing-masing.

Setelah itu, pengguna baru bisa memindai kode QR untuk login.

Baca juga: Deteksi Virus Corona Lewat Bau Ketiak, Alat Baru Temuan ITS Surabaya: I Nose 19

Baca juga: Peringatan Dini Gelombang Tinggi Dari BMKG 29 Januari 2021, Waspada Ketinggian Gelombang 6 Meter

Baca juga: Saya Minta Maaf Nasib James Arthur Berubah Pasca Kepergok Dokter, Diduga Selingkuh, Dinonaktifkan

Sebagai informasi, fitur keamanan ini hanya akan berfungsi pada ponsel yang mendukung otentikasi biometrik (iOS 14 ke atas dan sejumlah perangkat Android yang sudah kompatibel).

Serta ketika pengguna sudah mengaktifkan autentikasi biometrik pada ponsel mereka.

"Tambahan lapisan keamanan ini akan meminimalisasi kemungkinan orang lain untuk menyinkronkan akun ke perangkat lain tanpa sepengetahuan pemiliknya," kata WhatsApp dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Kamis (28/1/2021).

WhatsApp mengklaim pihaknya tidak akan bisa mengakses informasi biometrik yang tersimpan di dalam ponsel pengguna.

Fitur autentikasi biometrik ini digulirkan untuk memperkuat fitur keamanan WhatsApp yang telah ada sebelumnya.

Adapun fitur yang dimaksud adalah adanya notifikasi ketika ada aktivitas login di WhatsApp versi web atau desktop, serta pengaturan untuk keluar dari semua perangkat yang terhubung dengan akun melalui WhatsApp versi ponsel.

Kendati demikian, fitur ini baru akan tersedia dalam beberapa minggu mendatang. (*)

Editor: adi kurniawan
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved