Breaking News:

Pilkada Bersamaan Pilpres 2024, Pengamat Sebut Rugikan Anies Baswedan dan Untungkan PDI Perjuangan

Jika Pilkada digelar pada 2024 maka menguntungkan PDI Perjuangan, tetapi jika Pilkada di 2022, Anies Baswedan akan menang karena dia masih incumbent

instagram @aniesbaswedan
Anies Baswedan terlihat serius membaca sebuah buku berjudul 'How Democracies die 

SRIPOKU.COM -- Jelang Pilkada hingga Pilpres 2024 mendatang, fraksi-fraksi di DPR saat ini berbeda pendapat terkait revisi Rancangan Undang-Undang (UU) Pemilu.

Seperti diketahui, DPR yang akan mengatur pelaksanaan Pilkada.

Perbedaan tersebut yakni, fraksi yang menginginkan Pilkada 2022 dan 2023 tetap dilaksanakan.

Selain itu juga, ada fraksi yang mengusulkan Pilkada ke depan dibarengi Pilpres 2024.

Menanggapi perbedaan hingga prediksi Pilkada dan Pilpres, menurut pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komaruddin mengatakan, jika Pilkada digelar pada 2024 maka menguntungkan PDI Perjuangan.

Merupakan sebagai salah satu pengusul Pemilu Nasional dan Daerah bersamaan pada 2024.

"Mereka partai berkuasa, partai yang sedang memerintah."

"Jadi walaupun nanti Plt-nya (kepala daerah) dari ASN dari eselon 1. Mereka bisa saja dikondisikan untuk menguntungkannya," ujar Ujang saat dihubungi, Kamis (28/1/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS: Dua Warga Muratara Tewas di Tambang Emas Ilegal di Jambi, Terkubur 25 Meter

Baca juga: Daftar Tanaman Hias Termahal Hingga Tembus Miliaran Rupiah, Lidah Mertua & Kuping Gajah Masuk Daftar

Ujang juga menjelaskan, Anies Baswedan yang jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta selesai pada 2022 akan dirugikan jika Pilkada dilaksanakan pada 2024.

"Artinya Anies akan lemah tidak punya jabatan."

Halaman
1234
Editor: adi kurniawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved