Breaking News:

Jangan Lagi Dimakan, Segera Buang Jika Temui Tanda-tanda Ikan Sarden Kaleng Begini, Bahaya!

Ikan sarden kaleng sebaiknya jangan dikonsumsi jika memiliki ciri-ciri ini.

Sajian Sedap
Ilustrasi ikan sarden kaleng 

Namun, tidak sedikit kaleng yang jadi penyok saat proses distribusi atau setelah dijual di pasar.

Menurut Suki Hertz, seorang profesor nutrisi dan kemanan makanan untuk Culinary Institute of America, tingkat keparahan kaleng yang penyok akan memengaruhi kualitas produk.

"Jika itu hanya penyok kecil di bagian lain pada kaleng. Itu tidak akan mempengaruhi makanan di dalamnya," ujar Hertz.

Hertz juga mengungkap jika bagian yang penyok terdapat lapisan logam, maka makanan ini akan lebih mudah patogen seperti bakteri dan virus.

Pada keadaan ini, makanan tak lagi layak dikonsumsi.

Baca juga: Resep Memasak Ikan Kembung Enak, Pakai Belimbing Wuluh Cita Rasa Kuah Jadi Asam Segar

Baca juga: Resep Pempek Dos Pistel Khas Palembang Dijamin Enak, Dilengkapi Cara Membuat Cuko, Dijamin Lezat!

Cara memilih sarden kualitas layak makan

Meski demikian, ada beberapa kaleng yang penyok namun sukar terlihat dengan mata telanjang.

Menurut Departemen Pertanian AS, makanan kaleng yang penyok bisa menyebabkan keracunan yang menyerang sistem saraf.

Gejala keracunan atau botulisme ini termasuk penglihatan ganda, kelopak sayu/lemas, sulit menelan dan sulit bernapas.

Pada taraf yang ekstrem, kaleng bocor atau menggembung bisa menjadi tanda kualitas makanan telah rusak.

Halaman
123
Editor: pairat
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved