Breaking News:

Ini Kata Epidemiolog Soal Kenapa Angka Kasus Covid-19 Bisa Tembus 1 Juta

Jika anda membuka situs covid-19.go.id pada hari ini, maka anda akan melihat jika angka kasus terkonfirmasi Covid-19 sudah melebihi 1 juta.

KOMPAS.com/HERU DAHNUR
Pemakaman pasien Covid-19 di TPU Bukit Lama, Pangkalpinang, Babel, Jumat (25/12/2020). 

SRIPOKU.COM -- Jika anda membuka situs covid-19.go.id pada hari ini Kamis, 28 Januari 2021, maka anda akan melihat jika angka kasus terkonfirmasi Covid-19 sudah melebihi 1 juta, tepatnya 1.024.298.

Angka ini juga diiringi data lain, di mana kasus aktif berada di 164.113, sembuh sebanyak 831.330, dan meninggal dunia sebanyak 28.855.

Angka ini, menurut data dari worldometers.info, membawa Indonesia ke posisi 19 dalam peringkat kasus Covid-19 di seluruh dunia, melewati Belanda di peringkat 20 yang angka total kasusnya masih di bawah 1 juta, tepatnya 961.593.

Tingginya angka kasus ini juga membuat pemerintah Indonesia terus berusaha menekan angka penyebaran virus corona dengan berbagai cara.

Mulai dari PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) serta PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.

Hal ini tak pelak menimbulkan pertanyaan, bagaimana bisa kasus Covid-19 di Indonesia bisa menembus 1 juta ?

===

Lockdown tidak sesuai

Seorang polisi memasang barikade di lorong lorong permukiman Hongkong menyusul diberlakukannya lockdown selama 2 hari.
Seorang polisi memasang barikade di lorong lorong permukiman Hongkong menyusul diberlakukannya lockdown selama 2 hari. (AFP)

Dikutip dari Kompas.com, Epidemolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman mengatakan, salah satu alasan pembatasan sosial yang dilakukan Indonesia kurang optimal adalah karena menurutnya tidak sesuai dengan regulasi.

Termasuk seperti PSBB yang dilakukan di Jakarta pada Maret tahun 2020 lalu.

Halaman
1234
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved