Permohonan Perkara Perceraian Membludak, Hakim PA Kayu Agung Terpaksa Sidang Maraton

Pendaftar perkara gugat cerai di Kabupaten PA Kelas 1 B Kayuagung membengkak. Hakim terpaksa lakukan sidang maraton

Editor: Azwir Ahmad
ho/sripoku.com
Puluhan pemohon perceraian mengantri diruang tunggu Pengadilan Agama Kelas 1 B Kayuagung,Rabu (27/1/2020) siang.(nando zain) 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Permohonan perkara perceraian di Pengadilan Agama Kelas 1 B Kayuagung di awal Tahun 2021 membludak. Sejak awal Januari ada 264 berkas perkara yang masuk.

Hal tersebut terlihat ketika sidang yang digelar, Rabu (27/1/2020) siang. Puluhan pemohon terlihat mengantri di ruang tunggu pengadilan.

Humas Pengadilan Agama Kayuagung, Alimuddin MH menyatakan para hakim harus  bekerja secara maraton untuk menyelesaikan puluhan perkara.

"Total ada tiga ruangan sidang yang digunakan, dengan 50 perkara perceraian yang disidangkan hari ini," jelasnya.

Ditambahkan Alimudin, jumlah perkara yang disidangkan ini sebagian terdapat perkara lama yang sudah terdaftar dan harus diselesaikan.

"Untuk hari ini ada 26 perkara lama yang telah diputuskan. Wilayah dengan jumlah perkara terbanyak ada dari Kecamatan Mesuji dan Lempuing untuk di Kabupaten OKI," katanya.

"Sementara untuk Kabupaten Ogan Ilir terbanyak kecamatan Indralaya disusul dengan gandis," ungkapnya.

Dikatakan kembali, sejak awal Januari hingga saat ini sudah terdaftar 264 berkas perkara yang masuk.

"Memang biasanya setiap awal tahun perkara yang masuk jumlahnya lebih banyak.

Perkara didominasi cerai gugat yang dilakukan pihak perempuan dengan faktor beragam mulai dari ekonomi, KDRT, hingga perselingkuhan," terang dia.

Dikonfirmasi terpisah, Ferryanto warga Indralaya mengungkapkan. Ia sengaja datang ke kantor PA  untuk mengambil hasil sidang perceraiannya. 

"Aku menggugat istri karena sudah 3 tahun kabur meninggalkan, aku dan anak yang masih kecil (umur 4 tahun). Untuk sidang sendiri hanya digelar 1 kali awal tahun lalu dan langsung putusan," ujar Ferry.

Diceritakannya sang istri sudah pergi dari rumah dan menikah lagi sekarang tinggal di Lampung bersama suami barunya. Alasan cerai karena sering bertengkar. (Nando Zein )

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved