Progam Bayi Tabung Kini Bisa di Palembang, Ini Penjelasan dr Variantono Azwar SpOG K FER

Dikatakan Direktur PT Reproduksi Palembang Bersatu dr Variantono Azwar SpOG K FER, proses pembuahan bayi tabung terjadi di luar tubuh manusia

Penulis: Welly Hadinata | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA, HANDOUT
Progam Bayi Tabung Kini Bisa di Palembang, Ini Penjelasan dr Variantono Azwar SpOG K FER 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Program bayi tabung saat ini sudah bisa di Sumatera Selatan (Sumsel) tepatnya di Kota Palembang, sudah ada rumah sakit yang melayani pasien yang ingin memiliki anak melalui program bayi tabung.

Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Soft opening Blastula Fertility Center. 

Dikatakan Direktur PT Reproduksi Palembang Bersatu dr Variantono Azwar SpOG K FER, proses pembuahan bayi tabung terjadi di luar tubuh manusia.

Program bayi tabung, disebut juga fertilisasi in vitro atau IVF, merupakan teknologi reproduksi yang efektif membantu wanita mendapatkan kehamilan.

"Bayi tabung bisa dilakukan pada usia reproduksi. Semakin muda usia wanita tersebut semakin sedikit mendapat suntikan hormon. Namun jika umur sudah di atas 35 tahun maka dosisnya lebih besar. Untuk usia di bawah 30 tahun, tingkat atau peluang keberhasilannya bisa lebih dari 50 persen lantaran faktor tuba. Sementara di atas usia 35 tahun hanya sekitar 25 persen," ujar dr Variantono. 

dr Valiantoro Azwar SpOG KFer, dokter kandungan RSRK Charitas Palembang
dr Variantono Azwar SpOG KFer, dokter kandungan RSRK Charitas Palembang (SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA)

Baca juga: Selain USG, Ini 3 Cara Mengetahui Jenis Kelamin Bayi di dalam Kandungan

Baca juga: Daftar Dokter Kandungan di Palembang, Lengkap Alamat, Biaya Jasa Konsultasi dan Jadwal Praktek

Baca juga: Wujud ASI Bisa Berubah, Inilah Perbedaan Jenis ASI Selama Menyusui serta Kandungan & Manfaatnya

Dikatakan dr Variantono, untuk penyuntikan hormon dilakukan hari kedua saat haid selama dua minggu saat masa subur.

Kemudian telur dari betina akan diambil begitupun Ovu Sperma. Telur dan Ovu Sperma akan ditemukan di laboratorium. 

"Untuk pembentukan embrio ditunggu sampai tiga minggu setelah itu akan di transfer ke rahim wanita," tuturnya. 

Disinggung mengenai biaya program bayi tabung, dr Variantono mengatakan untuk biaya sekitar Rp 60-90 juta tergantung usia , semakin tua semakin besar. 

"Kita sudah Soft Opening dan mulai menjaring pasien. Klinik ini tidak hanya melayani bayi tabung saja tetapi juga melayani Inseminasi dan gangguan Hormon serta reproduksi," ujarnya. 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved