Breaking News:

Diluncurkan Sejak 2010, Hasanah Card sebagai Opsi Bagi Umat Muslim Melakukan Pembayaran

Rima Dewi menjelaskan, banyak perbedaan yang dimiliki antara Hasanah Card yang notabenennya kartu kredit syariah dengan kartu kredit konvensional

internet
Kartu kredit syariah 

Jadi kalau kita tidak punya kartu kredit syariah, larinya ke mana?

Maka timbul inovasi kartu kredit syariah bernama Hasanah Card," tuturnya dalam sebuah diskusi virtual, Rabu (20/1/2021).

Rima menjelaskan, banyak perbedaan yang dimiliki antara Hasanah Card yang notabenenya kartu kredit syariah dengan kartu kredit konvensional.

Sebagaimana diketahui, ekonomi syariah tidak mengenal  sistem bunga.

Oleh karenanya, berbeda dengan kartu kredit konvensional, kartu kredit syariah menggunakan sistem akad.

"Kalau Hasanah Card akad yang digunakan adalah akad ijarah, akad kafalah, dan akad qardh," ujarnya.

Kemudian, dengan tidak digunakanya sistem bunga, maka kartu kredit syariah tidak mengimplementasikan pembayaran angsuran kredit.

Para nasabah biasanya akan melakukan perjanjian dengan penerbit kartu kredit syariah terkait biaya bulanan (monthly fee) atau biaya tahunan (annual fee).

"Perhitungannya disetujui di depan," kata Rima.

Perbedaan terakhir, kartu kredit syariah, khususnya Hasanah Card tidak dapat digunakan untuk melakukan pembayaran di merchant non halal.

"Karena prinsip syariah, maka Hasanah Card tidak dapat dipakai di merchant-merchant yang dikategorikan non halal, seperti, kasino, klub, diskotik, tidak dapat dipergunakan, akan ditolak," ucapnya.

https://money.kompas.com/read/2021/01/21/052500526/kartu-kredit-syariah-tak-ada-bunga-hingga-tak-bisa-dipakai-di-diskotik-

Editor: aminuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved