Breaking News:

Tenaga Kesehatan ini Cerita Pengalamannya Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Mau Tahu Apa Rasanya ?

Ada empat tahapan yang dijalani sebelum mulai penyuntikan, yaitu registrasi, skrining kesehatan, penyuntikan vaksin, dan penerbitan sertifikat vaksina

ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA
Petugas kesehatan menyuntikan vaksin kepada relawan saat simulasi uji klinis calon vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020). Simulasi tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan tenaga medis dalam penanganan dan pengujian klinis tahap III calon vaksin Covid-19 produksi Sinovac kepada 1.620 relawan. 

SRIPOKU.COM -- Tahap pertama pemberian vaksin Covid-19 yang dimulai sejak 13 Januari 2021 lalu difokuskan kepada mereka yang masuk dalam kelompok prioritas.

Salah satu kelompok yang termasuk dalam prioritas pemberian vaksin Covid-19 adalah mereka yang merupakan tenaga kesehatan.

Para garda terdepan dalam melawan penyebaran virus corona ini sudah mendapatkan suntik vaksin Covid-19 dnegan jadwal yang sudah diatur oleh pemerintah.

Program vaksin Covid-19 memang masih berjalan dan sempat menimbulkan pertanyaan di beberapa pihak.

Apa yang dirasakan setelah menerima suntikan vaksin Covid-19 ?

Dikutip dari Kompas.com, Humas RS Kanker Dharmais yang juga Humas Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), Anjari Umarjianto, berbagi cerita pengalamannya disuntik vaksin.

"Jadi pertamanya pasti saya cek kan, karena ada informasi seluruh tenaga kesehatan dan tenaga pendukung itu dapat gelombang pertama, tahap pertama untuk vaksinasi Covid-19."

"Kami ngecek di Peduli Lindungi dan ngecek di SMS, ternyata dapat," kata Anjari kepada Kompas.com, Jumat (15/1/2021).

Setelah melakukan pendaftaran ulang pada 13 Januari 2021, kemudian mendapatkan jadwal vaksinasi pada 15 Januari 2021.

"Saya dapat tadi pagi jam 08.00 WIB (di RS Kanker Dharmais)," ujar dia.

Petugas kesehatan menerima suntikan vaksin corona buatan Sinovac di Rumah Sakit Siloam TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (14/1/2021). Vaksin Sinovac telah mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dengan izin penggunaan darurat ini, vaksin CoronaVac produksi Sinovac Life Science Co.Ltd.China dan PT Bio Farma (Persero) dapat digunakan untuk program vaksinasi di Indonesia.
Petugas kesehatan menerima suntikan vaksin corona buatan Sinovac di Rumah Sakit Siloam TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (14/1/2021). Vaksin Sinovac telah mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dengan izin penggunaan darurat ini, vaksin CoronaVac produksi Sinovac Life Science Co.Ltd.China dan PT Bio Farma (Persero) dapat digunakan untuk program vaksinasi di Indonesia. (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Halaman
1234
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved