Breaking News:

Tiga Bulan DPO, Akhirnya Devi Pratama Dibekuk

Setelah dilakukan pencarian selama 3 bulan, akhirnya petugas mendapatkan informasi pelaku berada di sekitar PT MME, dan langsung dilakukan penangkapan

Tiga Bulan DPO, Akhirnya Devi Pratama Dibekuk
ardani
TERSANGKA: Devi Pratama dan BB. (SRIPOKU.COM/ARDANI)

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM - Setelah tiga bulan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO), Devi Pratama (25), warga Desa Darmo, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, berhasil dibekuk setelah mencoba melakukan pencurian di rumah Holdiati (40), warga Desa Darmo.

Pelaku dibekuk di PT MME Desa Darmo, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Jumat (15/1/2021).

Sebelumnya, sudah ditangkap dua rekannya yakni Indra Juliansyah alias LA (30) dan Gilang Suganda (20).

Keduanya warga Desa Darmo.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, percobaan pencurian tersebut terjadi pada hari Sabtu tanggal 24 Oktober 2020 sekitar pukul 01.45.

Tiga pelaku masing-masing Indra Juliansyah, Gilang Suganda dan Devi Pratama memasuki rumah korban untuk melakukan pencurian.

Ketika akan beraksi, tiba-tiba pemilik rumah terbangun dan kaget sambil berteriak setelah  melihat ada tiga pelaku di dalam rumahnya.

Mendengar ada yang berteriak, ketiga pelaku panik dan memilih mengurungkan niatnya melakukan pencurian.

Untungnya, salah seorang pelaku ada yang dikenali sehingga korban melapor ke Polsek Lawang Kidul.

Kemudian dilakukan penyelidikan dan berhasil menangkap dua pelaku yakni Indra dan Gilang, sedangkan Devi buron.

Setelah dilakukan pencarian sekitar tiga bulan, akhirnya petugas mendapatkan informasi jika pelaku berada di sekitar PT MME, dan langsung dilakukan penangkapan.

Kapolres Muara Enim AKBP Danny melalui Kapolsek Lawang Kidul Iptu Desi Azhari didampingi Kanit Reskrim Ipda Kemas Erwin, saat ini pihaknya telah mengamankan tersangka yang sempat menjadi DPO selama tiga bulan bersama barang bukti satu bilah senjata jenis parang dan satu pasang sandal warna hitam. 

Sedangkan dua tersangka lainnya sudah berhasil ditangkap dan sedang menjalani hukuman.

Atas perbuatannya tersangka akan dikenakan pasal 365 Ayat (2) Ke-2 KUHP Jo Pasal 53 KUHP.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: aminuddin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved