Gempa Sulbar

Korban Gempa 6,2 SR Sulawesi Barat 84 Orang, Lainnya Masih Hilang

BNPB mencatat terdapat 84 orang meninggal dunia akibat gempa di Sulawesi Barat. Sekitar 1.000 orang luka-luka dan sekitar 20.000 orang mengungsi.

Editor: Sutrisman Dinah
Tribun Timur
Korban meninggal dunia akibat gempa Sulawesi Barat menapai 84 orang, rumah warga di Majene, ambruk setelah diguncang gempa berkekuatan 6,2 Skala Richter. TRIBUN TIMUR/NURHADI 

SRIPOKU.COM -- Data Pusat Pengendalian Operasi BNPB (Badan Nasional Penanggulang Bencana) mencatat, korban meninggal dunia akibat gempa di Sulawesi Barat mencapai 84 orang. Sementara korban yang mengalami luka berat dan ringan mencapai 1.000 orang..

Data tersebut berdasarkan catatan sampai Senin (18/01/2021) siang. Sementara itu, jumlah pengungsi diperkirakan mencapai 20.000 yang tersebar di berbagai lokasi pengungsian.

Pengungsi masih tetap memililh mengungsi dan menjauhi bangunan akibat sejumlah gempa susulan masih terjadi. Bahkan mereka tetap mendiami tenda-tenda darurat seadanya, sekalipun sebelumnya tenda mereka porak-poranda dihantam angin kencang.

Baca juga: Tenda Pengungsi Gempa Majene Dilanda Angin Kencang, Korban Gempa: Di Mana Lagi Kami Berlindung?

Baca juga: Viral 3 Video Bantuan Gempa di Majene Diserbu Warga, Mensos Risma Angkat Bicara: Bukan Aksi Menjarah

Berdasarkan data Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 18 Januari 2021 pukul 14.00 WIB itu, masing-masing korban tercatat 73 orang warga Mamuju, dan 11 lainnya warga Kabupaten Majene.

"Rinciannya 73 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan 11 orang di Kabupaten Majene," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati melalui keterangan tertulis, Senin siang.

Selain itu, tercatat 679 orang luka ringan serta terdapat 253 orang mengalami luka berat. 189 orang luka berat di Kabupaten Mamuju dan 64 orang luka berat di Kabupaten Majene.

Baca juga: KEKURANGAN Tenda, Korban Gempa Tidur dan Makan, Bersebelahan dengan Ayam: Pemukiman Kosong

Pusdalops BNPB juga melaporkan sebanyak 19.435 orang pascagempa M6,2, antara lain 4.421 orang mengungsi di Kabupaten Majene dan 15.014 orang mengungsi di Kabupaten Mamuju.

"BPBD Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju serta Kabupaten Polewali Mandar terus melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan TNI - Polri, Basarnas serta relawan maupun instansi lainnya dalam proses evakuasi masyarakat terdampak," tutur Raditya.

Kondisi jaringan listrik yang terdapat pada dua kabupaten terdampak telah berangsur normal.

Adapun jalur Majene - Mamuju yang terputus akibat longsor, tepatnya di Dusun Belalan, Desa Onang Utara, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene saat ini telah dapat dilalui.****

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved