Breaking News:

Kolaborasi BSB dan Ponpes Aulia Cendekia, Kembangkan Digitalisasi Perbankan Syariah

Pesantren saat ini tidak hanya sebagai pusat pendidikan Islam namun dapat menjadi penggerak ekonomi syariah.

sripoku.com/jati
Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsuddin saat menyerahkan bantuan CSR kepada Pondok Pesantren Aulia Cendekia Palembang, Sabtu (16/1/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bank Sumsel Babel melalui unit usaha syariah memfokuskan mulai berkolaborasi dengan pondok pesantren dalam mengembangkan potensi perbankan syariah di berbagai pondok pesantren di Sumsel. 

Pondok pesantren Aulia Cendekia menjadi pesantren pertama di Sumsel yang menjadi mitra Bank Sumsel Babel dalam pengembangan digitalisasi perbankan di institusi pendidikan Islam berbasis pesantren. 

"Karena kalau kita lihat ekonomi mulai dari grass root (akar rumput). Bank Sumsel Babel mencari mitra syariah dari grass root Terlebih, di sini, Aulia cendekia, sudah punya bank wakaf," ujar Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsuddin pada Peluncuran Program Edukasi Ekonomi Syariah di kalangan Santri di Sumsel dan penyerahan bantuan CSR kepada Pondok Pesantren Aulia Cendekia Palembang, Sabtu (16/1/2021).

Menurut dia, pesantren saat ini tidak hanya sebagai pusat pendidikan Islam namun dapat menjadi penggerak ekonomi syariah. Saat ini ada 416 pondok pesantren di Sumsel yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan performa bank syariah. 

"Awalnya dari masjid lalu pesantren. Bila kita tarik lebih jauh dulunya masjid juga bisa jadi sumber pergerakan ekonomi. Apalagi, Bank Sumsel Babel memiliki program ramah zakat. Kolaborasi dengan pesantren ini akan memantapkan langkah kami melakukan digitalisasi perbankan syariah," ujarnya. 

Menurut Achmad, nantinya digitalisasi perbankan syariah di kalangan santri bukan hanya menjadikan sistem keuangan pesantren menjadi lebih praktis dan efektif, melainkan juga dapat menggerakkan perekonomian pesantren.

"Digitalisasi di kalangan santri. Dari sini nantinya bahkan bisa muncul agen perubahan dan bisa jadi agen laku pandai," jelas Achmad. 

Pemimpin Pondok Pesantren Aulia Cendekia, Hendra Zainuddin, mengatakan, program edukasi perbankan syariah ini akan bisa pengetahuan mengenai perbankan syariah bagi santri di pesantren beralamat di Jalan AMD RT 12 RW 03, Talang Jambe, Palembang.

Hendra menambahkan, pihaknya pun telah bekerja sama dengan bank Sumsel Babel Syariah sehingga untuk 1.300 santrinya dipastikan akan menggunakan semua sistem online perbankan Bank Sumsel Syariah. 

"Dirut Bank Sumsel Babel sekaligus ketua MES bisa mencocokkan keinginan dunia pesantren untuk menerapkan ekonomi syariah yang dibantu perbankan lewat unit bisnis Syariah," ujar Hendra.(mg3)

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Azwir Ahmad
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved