Breaking News:

Komoditas Karet Menjadi Ekspor Andalan Sumsel Sepanjang Tahun 2020 yaitu Sebesar US$ 1.194,01 Juta

Kepala BPS Sumsel, Endang Tri Wahyuningsih mengatakan bahwa data ekspor karet masih tinggi karena memang merupakan komoditas andalan di Sumsel.

ho/sripoku.com
Ketika petani yang sedang menimbang getah karet ditempat lelang UPPB di Desa Kepayang, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Karet menjadi komoditas ekspor nonmigas andalan dan mendominasi dibandingkan ekspor lainnya di Sumsel pada Januari hingga Desember 2020.

Ekspor komoditas karet yaitu sebesar US$ 1.194,01 juta, diikuti oleh bubur kayu atau pulp yang mencapai nilai sebesar US$ 1.082,94 juta, dan batubara sebesar US$ 580,07 juta.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel merilis data perkembangan ekspor impor sepanjang tahun 2020, yang mana pada bulan Desember 2020 ekspor karet berada pada presentase 22,52 persen.

Kepala BPS Sumsel, Endang Tri Wahyuningsih mengatakan bahwa data ekspor karet masih tinggi karena memang merupakan komoditas andalan di Sumsel.

Terdata dari Januari hingga Desember 2020, total ekspor karet menurut presentasenya adalah 34,82 persen dari total 10 komoditas dominan nonmigas.

"Ekspor ini juga masih didominasi dengan negara tujuan Tiongkok, Malaysia dan Amerika Serikat menjadi negara tujuan utama ekspor Sumatera Selatan pada periode Januari - Desember 2020," ujarnya dalam rilis, Jumat (15/1/2021).

Masing-masing mencapai US$ 1.311,80 juta, US$ 326,68 juta dan US$ 285,04 juta, dengan peranan ketiganya mencapai 53,37 persen dari total ekspor periode Januari - Desember 2020.

Sedangkan jika dilihat dari kontribusinya terhadap ekspor secara keseluruhan pada periode Januari - Desember 2020, kontribusi ekspor produk industri adalah sebesar 77,18 persen, kontribusi produk pertambangan adalah sebesar 16,69 persen dan kontribusi ekspor sektor pertanian sebesar 1,27 persen.

"Sementara kontribusi ekspor migas sebesar 4,86 persen," ujarnya.

Dia juga mengatakan bahwa total ekspor periode Januari - Desember 2020 sebesar US$ 3 604,24 juta, sedangkan impor periode Januari-Desember 2020 sebesar US$ 938,70 juta.

Serta, surplus Perdagangan Januari - Desember 2020 sebesar US$ 2.665,54 juta.

Penulis: maya citra rosa
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved