Breaking News:

Imbas Digitaliasi dan Efisiensi, BNI dan BTN Banyak Tutup Kantor Cabang

Direktur Distribution and Retail Funding BTN Jasmin mengatakan pada tahun lalu pihaknya menutup sebanyak 123 unit jaringan, dan membuka 5 unit kantor

SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI
BNI 

Aturan itu memberi lampu hijau bagi bank membuka layanan digital banking.

Serupa, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) juga mengatakan kalau sepanjang tahun 2020 pihaknya memang banyak menutup jaringan kantor.

Direktur Distribution and Retail Funding BTN Jasmin mengungkap tahun lalu pihaknya menutup sebanyak 123 unit jaringan, dan membuka sebanyak 5 unit kantor.

Hal ini menurutnya merupakan respon perseroan atas meningkatnya produktivitas cabang dan efisiensi biaya yang sudah lama dilakukan BTN.

"BTN tidak terlalu banyak buka cabang karena transaksi sudah banyak pindah ke digital," ujar dia.

Baca juga: BCA Luncurkan Bank Digital,Fokus Menggarap Segmen Ritel dan UMKM.

Pada tahun 2021 Bank BTN berencana untuk membuka outlet kantor kas dan KCP sebanyak 22 unit dan menutup 29 unit cabang.

Dia menjelaskan, pembukaan cabang di tahun ini hanya difokuskan untuk kawasan industri yang punya potensi funding dan KPR besar, daerah perkantoran, perdagangan dan kelembagaan yang punya potensi.

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Bank BNI dan BTN banyak menutup kantor cabang, ini alasannya"

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BNI Tutup Banyak Kantor Cabang, Ini Alasannya"

Editor: aminuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved