Breaking News:

Berita Sriwijaya FC

HZ: Tiga Tahun ke Depan Sriwijaya FC Sudah Mampu Produksi Para Pemain Lokal dari Akademinya Sendiri

Jadi Sriwijaya FC kita minta dengan Direktur Teknik Pak Indrayadi untuk segera bikin Akademi Sepakbola Sriwijaya FC.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Para pemain lokal Sumsel yang tergabung di Tim Sriwijaya FC Liga 2 Tahun 2020 lalu. Dari kiri: stoper Rifki Ahmad Ale Silitonga, winger Guntur Agung Ramadhan, kiper M Royhan Hafiludin, dan bek M Noval Afif Muzaki. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Wadirut PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri) H Hendri Zainuddin SAg SH selaku manajemen pengelola klub Sriwijaya FC mengatakan tengah merancang membangun Akademi Sepakbola Sriwijaya FC dengan gambaran tiga atau empat tahun ke depan pemain Sriwijaya FC itu produksi dari akademinya sendiri.

"Nanti akan kita lihat yang jelas niatan kami dari Sriwijaya FC membuat akademi ini supaya tiga atau empat tahun ke depan pemain Sriwijaya FC itu produksi dari akademinya sendiri," ungkap Hendri didampingi Direktur Teknik PT SOM Indrayadi kepada Sripoku.com.

Pria yang akrab disapa HZ ini menjelaskan jika keberadaan Akademi Sepakbola Sriwijaya FC tidak menyaingi SSB atau akademi yang ada di Sumatera Selatan.

"Akademi ini sifatnya semua pemain yang terbaik di kabupaten/kota ini akan kita ambil. Kita akan didik dan tentu pembiayaannya itu nantilah akan kita sharing dengan pemerintah kabupaten/kota atau BUMN," jelas Hendri.

Hendri yang juga Ketua Umum KONI Provinsi Sumatera Selatan mengaku telah menunjuk Direktur Teknik PT SOM Indrayadi untuk menggarap gagasan pengembangan atlet sepakbola ini.

"Jadi Sriwijaya FC kita minta dengan Direktur Teknik Pak Indrayadi untuk segera bikin Akademi Sepakbola Sriwijaya FC.

Jadi kita ingin akademi ini tujuannya seperti Akademi Barcelona, dan akademi lainnya. Dia punya klub bola tidak terlalu hebat dan hebat, memproduksi pemain," kata pengusaha asal Payaraman Ogan Ilir ini.

Mantan Ketua Badan Kehormatana DPD RI meminta agar Indrayadi mengkoordinir untuk mewujudkan gagasan ini dengan melakukan studi banding dengan akademi-akademi yang sudah ada. 

"Jadi kita ingin membikin Akademi Sriwijaya FC, kita tugaskan Mas Indrayadi untuk mengkoordinirnya. Tentu nanti kita akan studi banding dengan akademi-akademi yang sudah ada," kata HZ.

Pria yang memgenakan kaca mata minus dan bertahi lalat di dagu ini merencanakan akan studi banding dengan akademi Firman Utina, Arsenal, Liverpool, dll. 

"Jadi kita akan studi banding dengan akademi-akademi yang sudah ada. Apakah nanti kita akan studi banding dengan akademinya Firman Utina, kita akan ke sana. Terus kita akan studi banding dengan akademi Arsenal yang di Jakarta. Kita akan studi banding dengan akademi Liverpool, dll. Tentu akademi ini tidak menyaingi SSB atau akademi yang ada di Sumatera Selatan," terangnya.

Secara teknis nantinya direncanakan Akademi ini sifatnya semua pemain yang terbaik di kabupaten/kota ini akan diambil. Akademi Sepakbola SFC kemudian akan mendidiknya dan tentu pembiayaannya itu nanti akan sharing dengan pemerintah kabupaten/kota atau BUMN. 

Terobosan manajemen Sriwijaya FC ini merupakan salah satu gagasan di tengah melesunya gairah persepakbolaan tanah air mengingat masih tidak jelasnya nasib kompetisi Liga Indonesia. 

Bahkan Sriwijaya FC tengah menyiapkan rencana laga trofeo dengan Persija dan Persebaya pada Maret 2021 sebagai momentum test event kesiapan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring untuk tuan rumah FIFA World Cup U20 Tahun 2023.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved