Breaking News:

Kinerja Dinilai Baik, Pemegang Saham Bank Sumsel Babel Sepakat Perpanjang Jabatan Dua Direksi

Pemegang saham BSB sepakat memperpanjang masa jabatan Direktur Pemasaran Antonius Prabowo Argo dan Direktur Umum Samiluddin

ho/sripoku.com
RUPSB LB Bank Sumsel Babel (BSB) sepakat memperpanjang masa jabatan dua direksi, yakni Direktur Pemasaran Antonius Prabowo Argo dan Direktur Umum Samiluddin karena kinerja keduanya dinilai bagus apalagi di masa pandemi saat ini.(tribunsumsel.com/tnf) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Para pemegang saham Bank Sumsel Babel (BSB) sepakat memperpanjang masa jabatan dua direksi, yakni Direktur Pemasaran Antonius Prabowo Argo dan Direktur Umum Samiluddin karena kinerja keduanya dinilai bagus apalagi di masa pandemi saat ini.

Keputusan itu diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Sumsel Babel (BSB) , Selasa (12/1/2021).

"Seluruh pemegang saham sepakat menunjukkan keduanya secara aklamasi meneruskan jabatan lama karena pencapaian kinerja yang baik," ujar Gubernur Sumsel Herman Deru..

Kedua direksi itu bakal mengemban jabatanya hingga 4 tahun ke depan atau hingga Januari 2025. Pertimbangan utamanya memang karena kinerja bank sangat baik.

Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin menambahkan, kinerja pemasaran yang positif tercermin dari capaian kredit maupun penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) dan target penyaluran kredit tahun 2020 senilai Rp514 miliar telah terlampaui.

Menghadapi kondisi pandemi yang belum usai hingga kini BSB akan menerapkan sejumlah inovasi digitalisasi perbankan di bawah arahan Direktur Umum Samiluddin yakni nantinya membiak rekening cukup melalui smartphone saja, penggunanya tanda tangan basah tidak diperlukan lagi karena cukup menggunakan tanda tangan digital saja sehingga memudahkan semua proses transaksi dan administrasi.

Sementara itu di bidang pemasaran, bank pembanguan daerah itu akan melanjutkan ekspansi kredit dengan garapan sektor produktif. Di samping juga meningkatkan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) dari semula plafon KUR Rp500 miliar disetujui naik menjadi Rp550 miliar.

"Kemudahan transaksi digital dan pemasaran akan terus ditinggalkan sehingga bank ini akan terus tumbuh besar dan sehat," tutup Syamsudin.(tnf)

Editor: Azwir Ahmad
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved