Breaking News:

Warga Sumsel Korban Sriwijaya Air

Rumah Rion Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Terus Didatangi Tetangga, Ayah & Keluarga ke Jakarta

Keluarga Rion pergi ke Jakarta dari Lubuklinggau berlima untuk melakukan tes DNA pasca pesawat Sriwijaya Air SJ 182 jatuh di Kepulauan Seribu.

Tribun Sumsel/Eko Hepronis
Oni Kartika Sari, ibunda Rion Yoga Tama 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Rion Yogatama merupakan salah satu penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di Tanjung Pasir Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2020) lalu.

Pihak keluarga masih menanti kejelasan pasca pesawat yang ditumpangi Rion tersebut jatuh dan saat ini sudah mendatangi RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk melakukan tes DNA.

Suyitno, paman Rion, mengungkapkan bila ayah Rion telah mereka antar melakukan pengambilan data DNA di RS Bhayangkara Polri untuk kepentingan identifikasi ke depan.

Baca juga: Terungkap, Alasan Eks Sriwijaya FC Ini Lebih Memilih Karier di Luar Negeri Ketimbang Indonesia

"Pagi tadi kami datang untuk pengambilan DNA gunanya untuk kepentingan identifikasi," kata Suyitno pada wartawan saat dihubungi via telpon, Senin (11/1/2021).

Keluarga Rion pergi ke Jakarta dari Lubuklinggau berlima.

Ketika tiba di Jakarta mereka langsung ke Bandara Soekarno-Hatta untuk melapor dan memberikan data-data antemortem kepada petugas.

"Kemarin data-data seperti kartu keluarga (KK), ijazah sudah diserahkan ke petugas di Posko Bandara Soekarno-Hatta," tambahhnya.

Sementara di kediaman Rion, Jalan Kenanga II Lintas, RT 06, Kelurahan Senalang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II para tetangga dan kerabat masih berdatangan memberikan ucapan duka.

Baca juga: Mengenal Ustaz Inayatullah, Ustaz Kondang Bakal Jadi Wabup Muratara, Namanya Tersohor Sampai Jambi

Petugas Polres Lubuklinggau  juga sudah datang meminta data secara rinci mengenai ciri-ciri fisik Rion dan sejumlah foto-foto yang akan digunakan untuk identifikasi pihak kepolisian.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Nuryono, ketika menyambangi rumah duka bersama para perwira dan jajaran mengaku telah memberikan semangat dan dukungan untuk keluarga yang ditinggalkan.

"Kami memberikan suppot, hiburan dan dukungan, agar keluarga sabar dan tenang. Kami juga meminta agar, apapun hasilnya dalam pencarian, keluarga menerima dengan lapang dada," ujar Nuryono.

Ia berharap tim yang melakukan pencarian di Kepualaun Seribu, bisa dengan cepat menemukan para korban sehingga dapat memberikan kepastian dan rasa tenang kepada pihak keluarga.

Baca juga: Masih Syok, Ibu Seorang Penumpang Sriwijaya Air Tetap Ikut Proses Antemortem: Indah Ada Tanda Lahir

"Harapannya semoga pencarian yang dilaksanakan cepat membuahkan hasil dan memberikan kabar baik bagi keluarga,”  ungkapnya.

Penulis: Eko Hepronis

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved