Breaking News:

Berita Nasional

Rencana Merger Gojek dan Tokopedia, Ekonom Indef Aviliani Sebut Itu Praktik Bisnis yang Wajar

Di mata Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Aviliani, rencana tersebut hal yang wajar.

Editor: Refly Permana
tribunnews.com
Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Aviliani 

SRIPOKU.COM - Beredar kabar, Gojek dan Tokopedia sedang berencana untuk merger.

Di mata Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Aviliani, rencana tersebut hal yang wajar.

”Menurut saya tidak relevan antara isu asing vs tidak asing.

KPPU tak boleh dianggap ini dominasi pasar karena kita punya Undang-Undang (UU) Persaingan Usaha kan.

Trennya ke depan ini pasti akan ada banyak perusahaan yang akan merger dan akuisisi,” ungkap Aviliani.

Baca juga: Hingga Detik Terakhir Tak Percaya Adik Naik SJ 182, Kakak Pilot Didik Gunardi: Dia Pilot NAM Air

Dia menambahkan, dari sisi pandang KPPU, merger ini memang tidak bisa hanya lihat dari satu sisi saja. Perlu melihat perspektif lain bahwa persaingan ini sehat.

Aviliani menilai rencana merger Tokopedia dengan Gojek sebagai praktik bisnis yang wajar karena ekosistem akan terjadi dengan sendirinya.

”Dengan win-win solution,” terusnya.

Tokopedia adalah platform jual beli barang dan menjadi salah satu e-Commerce yang menguasai pasar.

”Sedangkan Gojek punya ekosistem layanan transportasi, makanan, dan lainnya. Gojek belum punya e-Commerce. Dengan merger maka keduanya semakin besar,” jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved