Breaking News:

Hendak Menyadap Karet, Petani di Sungai Rotan Muaraenim Kaget Temukan Bom Mortir

Setelah Tim Gegana tiba d ilokasi, langsung mengamankan bom motir tersebut yang dipimpin oleh Ps Kanit 1 Subden 2 Den Gegana Satbrimobda Polda Sumsel

SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Personil Gegana Satbrimobda Polda Sumsel mengevakuasi bom militer jenis mortir di kebun warga. 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM -- Warga Desa Penandingan, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, dikejutkan dengan penemuan bom mortir.

Benda tersebut ditemukan di kebun karet milik milik Andian (50) warga Desa Penandingan, Jumat (8/1/2021).

Dari informasi yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut berawal pemilik kebun seperti biasanya mengadap karet miliknya.

Baca juga: Terkuak Pencuri Kabel Milik Pertamina di Empat Petulai Dangku Muaraenim, Ternyata Mantan Orang Dalam

Dan ketika sedang asyik bekerja tanpa disengaja ia melihat sebuah benda mencurigakan. Kemudian ia memastikan benda tersebut dan ternyata mirip sebuah bom.

Takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan iapun langsung melaporkan ke warga lainnya atas penemuan tersebut dan akhirnya ke Polsek Sungai Rotan.

Kemudian anggota Polsek Sungai Rotan melakukan olah TKP mengamankan lokasi penemuan bom mortir sembari menghubungi Tim Gegana Satbrimobda Polda Sumsel.

Baca juga: Bupati Juarsah Minta Seluruh Sekolah di Muaraenim tidak Gelar Sekolah Tatap Muka di Awal Tahun 2021

Setelah Tim Gegana tiba dilokasi, langsung mengamankan bom motir tersebut yang dipimpin oleh Ps Kanit 1 Subden 2 Den Gegana Satbrimobda Polda Sumsel, Iptu Wuli Hartoyo.

Tim mengamankan bom militer jenis mortir sebanyak satu buah dengan ukuran panjang 25 cm, diameter 8 cm dan berat 0, 611 kg.

Baca juga: Curhat AKBP Donny Selama Menjabat Kapolres Muaraenim, Kini Dipindah Jadi Wadirlantas Polda Riau

Kapolres Muara Enin AKBP Danny Haposan Ardiantara Bungaren Sianipar melalui Kapolsek Sungai Rotan AKP Edy Nuryanto, mengatakan awal penemuan bom militer jenis mortir pertama kali ditemukan oleh Andian dikebun karet miliknya saat hendak membersihkan lahan yang berjarak dengan pemukiman sekitar 3 Km.

Kemudian pemilik kebun melaporkan ke pemerintah desa dan laporan diteruskan ke Polsek Sungai Rotan.

"Kemudian kita langsung berkordinasi dengan pihak Brimob Sumsel sambil mengamankan lokasi penemuan tersebut menunggu tim Gegana Sat Brimob Polda Sumsel datang," ujarnya saat dikonfirmasi.

Setelah itu mereka langsung mengevakuasi bom yang diduga bom militer jenis mortir masih aktif.

Dan dalam dalam evakuasi tersebut telah dilakukan pengamanan oleh personil Polsek Sungai Rotan dan personil Koramil gelumbang 404-01 Gelumbang.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: RM. Resha A.U
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved