Breaking News:

Skenario Trump Bocor Pasca Rusuh di Gedung Capitol, Ada Pesan Ancak Politis Republik Kesal

Sejak dinyatakan kalah dalam Pilpres AS 3 November, Trump selalu mengeklaim bahwa terjadi kecurangan dalam penghitungan.

Editor: Hendra Kusuma
The Guardian
Donald Trump 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Fakta dan update terbaru dari Amerika Serikat bahwa, Skenario Trump Bocor Pasca Rusuh di Gedung Capitol, Ada Pesan Ancak Politis Republik Kesal

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta massa pendukungnya pulang, setelah demonstrasi berlangsung ricuh.

Namun dalam video yang dipublikasikan, si presiden memberi pesan acak antara meminta pendukungnya tertib dan di sisi lain menyerang rivalnya, Joe Biden.

Sebelumnya, presiden 74 tahun itu berkicau tidak meminta massa untuk meninggalkan Gedung Capitol, tempat parlemen berkantor.

Pada Rabu (6/1/2020), Kongres AS memang menggelar sesi gabungan untuk mengonfirmasi sertifikat kemenangan Biden.

Dalam serangkaian pidato sebelumnya, Trump meminta pendukung MAGA (Make America Great Again) untuk berdemo, dan dia akan mendukung mereka.

Pada akhirnya, demo AS berlangsung rusuh, di mana massa yang mencoba masuk Capitol bentrok dengan pasukan keamanan.

Terdapat kabar bahwa ada seorang perempuan yang tewas ditembak di dada, dengan pemerintah Washington DC menetapkan jam malam.

Merespons kekisruhan itu, si presiden kembali menyiram bensin dengan menyatakan kerusuhan tentu terjadi karena Pilpres AS dicurangi.

"Inilah yang terjadi jika kemenangan suci ini direnggut dari patriot yang sudah diperlakukan buruk sejak lama," kata dia.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved