Breaking News:

Presiden AS

Presiden Donald Trump Provokasi Pendukung Bikin Rusuh di Gedung Parlemen, Seorangn Wanita Tewas

Presiden AS Donald Trump tetap menolak kekalahan atas Presiden Terpillih Joe Biden. Ribuan pendukung Trump membuat rusuh di Gedung Parlemen.

Tangkap Layar Video The Wall Street Journal
Massa Trump Serbu Kongres untuk Batalkan Kemenangan Biden, 

SRIPOKU.COM --- Pendukung Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggelar demonstrasi dan membuat kerusuhan di Gedung Parlemen di Washington DC, Rabu sore waktu setempat atau Kamis (07/01/2021) WIB.

Presiden terpilih Joe Biden meminta Donald Trump segera mengendalikan pendukungnya agar menghentikan aksi kerusuhan.

Sementara Presiden Donald, seperti disiarkan stasiun televisi berbasis di Turki, TRTWorld, sudah mengimbau demonstran segera kembali ke rumah masing-masing. Aparat keamanan setempat mengklaim telah menguasi situasi.

Seperti dikutip Kompas.com, Kamis pagi, kekacauan terjadi di Gedung Parlemen, antara massa pendukung Presiden Donald Trump dengan aparat. Dikabarkan, seorang perempuan dilaporkan tewas tertembak akibat bentrokan tersebut.

Baca juga: AMERIKA Memanas, Massa Trump Serbu Kongres Tak Terima Biden Menang, KBRI Keluarkan Imbauan Jam Malam

Baca juga: Ledakan Guncang Nashville Amerika Serikat, Bagian Tubuh Manusia Ditemukan, Polisi Yakin Disengaja

Bukan hanya di Washington DC aksi demonstrasi, ribuan pengunjukrasa juga turun ke jalan di Kota New York. Pendukung Trump membuat kekacauan di Gedung Capitol sebagai upaya untuk menghalangi kemenangan Joe Biden.

Sumber dari penegak hukum setempat mengungkapkan, wanita itu tewas beberapa jam kemudian setelah terkena tembakan di dada. Belum diketahui, siapa yang menembak siapa yang menembak perempuan yang berada di kerumunan massa demosntran.

Selain menelan korban tewas, sejumlah demonstran dikabarkan terluka, termasuk diantaranya aparat pihak berwenang, ketika massa pendukung Trump berusaha menerobos masuk Gedung Capitol.

Garda Nasional diturunkan untuk memadamkan kerusuhan, dengan polisi mengklaim menemukan peledak di dekat Gedung Kongres AS.

Kepolisian setempat menyatakan telah memberlakukan “jam malam” sejak 18.00, atau Kamis pagi WIB, di seluruh Washington DC.

Kerusuhan ini merembet ke seantero AS. Saat pengunjuk rasa pendukung Trump yang mengalami kekalahan pada Pemilu AS Oktober lalu, berupaya menduduki gedung parlemen.

Halaman
123
Editor: Sutrisman Dinah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved