Perempuan Muda Dibunuh di Kamar Hotel, Pelaku Sempat Berpapasan Pegawai

Berdasarkan informasi yang diperoleh, tangan Yuliana saat ditemukan tewas dalam kondisi terikat.

Editor: Soegeng Haryadi
ISTIMEWA
Seorang wanita muda ditemukan tewas di hotel di Palembang, Rabu (6/1/2020) dini hari 

Ternyata, sebelum pihak kepolisian tiba di lokasi, ikatan di tangan korban sudah dilepaskan.

Hal ini juga, menjadi pertanyaan pihak kepolisian. Sebagian lokasi kejadian, sepertinya juga sudah dirusak kedua teman korban.

Termasuk membuka ikatan di tangan korban. Inilah yang menjadi misteri, kenapa sampai membuat lokasi kejadian ada yang rusak dan juga ikatan tangan korban juga dibuka.

Baca juga: WAJAH PELAKU Dikenali Karyawan: Siapa Sebenarnya Yuliana, Wanita Muda yang Tewas Dibunuh di Hotel?

Tak hanya itu saja, ponsel Angga yang digunakan Wahyu untuk mencari tamu bagi korban ternyata sudah di restart ulang. Sehingga, tidak diketahui tamu yang terakhir bersama korban.

Angga dan Wahyu, dari sumber yang dapat dipercaya, sudah lama kenal dengan korban. Keduanya inilah yang bertugas mencarikan tamu untuk korban.

Tarif yang dipasang kisaran Rp 400 ribu hingga Rp 700 ribu untuk sekali kencan. Dari tarif itu, Angga dan Wahyu mendapatkan upah bervariasi. Korban biasa memberi keduanya kisaran Rp 50 ribu hingga Rp 200 ribu untuk satu tamu.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Edi Rahmat Mulyana menuturkan, Yuliana diduga menjadi korban pembunuhan.

Baca juga: Video Dugaan Korban Pembunuhan di Hotel Palembang dengan Identitas Wanita

Dari hasil lokasi kejadian dan dilakukan olah tempat kejadian, ponsel korban hilang. Sedangkan barang lain milik korban termasuk perhiasan tidak hilang.

"Ada dua teman korban dan dua-duanya laki-laki. Saat ini masih dimintai keterangan di Polrestabes Palembang. Saat kejadian, teman korban yang menemukan dan mengabarkan kepada pegawai hotel," ujar Edi Rahmat.

Ketika disinggung mengenai korban minta dibelikan nasi kepada pegawai hotel, juga dibenarkan Edi. Saat pegawai hotel hendak mengantarkan nasi goreng ke kamar korban, pegawai hotel sempat berpapasan dengan seorang lelaki di lorong kamar.

"Dari keterangan saksi yakni pegawai hotel, satu cowok yang berpapasan dengan pegawai hotel saat akan mengantarkan nasi. Itu sekitar pukul 21.00," ujarnya.

Untuk kasus ini sendiri, menurut Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Edi Rahmat Mulyana masih dalam penyelidikan.

Dua teman korban juga dimintai keterangan, termasuk pegawai hotel. Ditubuh korban, ditemukan bekas luka di bagian leher. Di mulut korban, juga ditemukan bercak darah.

Kehabisan Oksigen
Setelah dilakukan visum luar, pada jasad Yuliana banyak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Hal ini diungkapkan Dokter Forensik RS Polri M Hasan Palembang, dr Indra Nasution saat diwawancarai usai dilakukan visum luar di tubuh korban.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved