Breaking News:

PANAS, China Ancam Balik dan Sebut Donald Trump Main Api: "Trump memulai Perang Dingin baru'

“Akibatnya, China Unicom Hong Kong, China Mobile, dan China Telecom masing-masing akan dihapus dari daftar awal bulan ini,"

Editor: Hendra Kusuma
Ist/handout
Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan KTT G-20 di Osaka, Jepang.(AP PHOTO/SUSAN WALSH) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Fakta hubungan pemerintah China dan Amerika Serikat kembali memanas dan " Trump memulai Perang Dingin baru " demikian China menyebut sikap Presiden As yang kalah dalam Pilpes AS 2021 tersebut.

Dalam kasus hubungan ini, merupakan hubungan dagang dua negara di mana banyak tuduhan-tuduhan Donald Trump yang menyudutan pemerintah China.

Hal ini membuat Panas, dan China Ancam Balik dan Sebut Donald Trump Main Api.

Seperti diketahui, hubungan Amerika Serikat dan China memang tidak begitu harmonis.

Penyebabnya karena Trump selalu memberikan tekanan-tekanan diplomatis yang menyudutkan China.

Kekalahan Trump di Pilpres As memang menimbulkan harapan baru bahwa Joe Biden selaku Presiden terpilih bisa memulihkan hubungan.

Namun faktanya, selama masih menjabat Presiden Amerika Serikat, Trump memanfaatkan situasi untuk terus menekan pemerintah China.

Berikut beberapa fakta terkait panasnya hubungan China dan Amerika Serikat

Tuding Trump Membuat Tuduhan tak Mendasar

China menuduh pemerintahan Trump berusaha "menekan" perusahaan asing, karena Bursa Efek New York bergerak untuk menghapus tiga perusahaan yang berbasis di China.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved