Gerbang Tol Keramasan Kembali Ditutup 4 Januari Pukul 18.00, Akhir Januari Bakal Dipermanenkan

Gerbang Tol Keramasan jalan tol Kayu Agung- Palembang (Kapal) kembali ditutup pada 4 Januari pukul 18.00.

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Welly Hadinata
tribunsumsel.com/dokumen
Gerbang Tol Kramasan 

Laporan wartawan Sripoku.com,  Odi Aria

SRIPOKU.COM,  PALEMBANG - Gerbang Tol Keramasan jalan tol Kayu Agung- Palembang (Kapal) kembali ditutup pada 4 Januari pukul 18.00.

Gerbang tol tersebut bakal dipermanenkan dan bisa dilalui kembali oleh pengendara pada akhir Januari mendatang. 

Manager Operasional Ruas Tol Kayuagung - Palembang, Sabdo Harimurti menjelaskan setelah masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) berakhir gerbang Tol Keramasan kembali ditutup, para pengendara yang hendak melalui tol Kapal kembali dialihkan menuju gate tol temporary di Desa Pedu Jakabaring. 

"Dengan berakhirnya masa fungsional pada Nataru maka jalur Jakabaring - Keramasan ditutup kembali per  4 Januari dan dialihkan kembali ke akses temporary Jakabaring," katanya,  Minggu (3/1/2021).

Ia mengungkapkan, saat ini gerbang tol Keramasan tinggal menunggu tahapan finishing dan diharapkan akhir Januari mendatang bisa segera keluar Sertifikat Laik Operasi (SLO)  dari Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) agar pintu tol tersebut segera dioprrasikan secara permanen.

Sehingga para pengendara tidak lagi perlu melewati gate temporary Jakabaring. 

Baca juga: Gate Keramasan Jalan Tol Kayuagung-Palembang di Pemulutan Urung Dibuka Hari Ini, Pengendara Kesal

Baca juga: Daftar Tarif Masuk Jalan Tol Trans Sumatera Terbanggi Besar - Palembang Terbaru, Termurah Rp15 Ribu

Baca juga: KECELAKAAN Maut di Jalan Tol Kayuagung - Palembang, Seorang Mahasiswa Asal Palembang Tewas di Lokasi

Menurut Sabdo, pembukaan fungsional gate tol Kermasan juga merupakan bentuk sosialisasi bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mengoperasikan gate tol Keramasan secara permanen.

"Alhamdulilah melihat realisasi di lapangan, masyarakat sangat antusias dan kami berharap nanti ketika dioperasikan secara permanen bisa membantu meningkatkan konektifitas pengguna jalan," jelas Sabdo. 

Deputy Pembangunan Jalan Tol Kapal Betung PT Waskita Sriwijaya Tol, Yusuf Ar Rosadi menambahkan  untuk saat ini tol Kapal yang memiliki panjang 33,5 kilometer tersebut telah memasuki tahapan 100 persen pekerjaan fisik.

Hanya saja,  diakuinya  memang ada beberapa titik di jalur tol Kapal yang terkendala sedikit kerusakan. 

"Fasilitas lainnya seperti lampu jalan, lampu penerangan jalan, rambu lalu lintas dan fasilitas pendukung lainnya juga telah siap, sesuai standar dari Kementrian Perbubungan dan Korlantas," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved