Breaking News:

Vaksin Covid

UNTUK PErtama Kalinya, WHO Keluarkan Izin Darurat Pemakaian Vaksin Ini, Sputnik Rusia Belum

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan vaksin pertama virus corona (Covid-19) yang disetujui untuk penggunaan darurat yakni Pfizer.

Editor: Wiedarto
dw
Perusahaan farmasi Pfizer dan BioNTech mengklaim kandidat vaksin covid 19 yang mereka uji 90 persen efektif bisa melawan virus corona. 

SRIPOKU.COM, WASHINGTON - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan vaksin pertama virus corona (Covid-19) yang disetujui untuk penggunaan darurat yakni Comirnaty Covid-19 mRNA adalah Pfizer.

Vaksin ini diproduksi oleh perusahaan farmasi Amerika Serikat (AS) Pfizer dan perusahaan bioteknologi Jerman BioNTech.

Persetujuan darurat itu diberikan WHO pada hari Kamis (31/12/2020) kemarin, saat tahun 2020 hampir berakhir.

Dikutip dari laman Russia Today, Jumat (1/1/2021), daftar Penggunaan Darurat atau Emergency Use Listing (EUL) ini akan memungkinkan negara-negara dalam mempercepat persetujuan peraturan mereka sendiri terhadap vaksin ini.

Selain itu, juga memungkinkan UNICEF dan Organisasi Kesehatan Pan-Amerika dalam pembelian vaksin ini untuk didistribusikan.

Asisten Direktur Jenderal WHO untuk akses ke obat-obatan dan produk kesehatan Dr Mariângela Simão mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa langkah ini sangat positif untuk percepatan akses global terhadap vaksin tersebut.

"Ini adalah langkah yang sangat positif untuk memastikan akses global ke vaksin (Covid-19). Upaya global yang lebih besar diperlukan untuk menghasilkan cukup pasokan agar bisa memenuhi kebutuhan populasi prioritas dimanapun," kata Simão.

Ia menegaskan, pihaknya juga berupaya mempercepat proses evaluasi vaksin yang dikembangkan oleh para peneliti dan perusahaan farmasi lainnya.

"WHO bekerja siang dan malam untuk mengevaluasi vaksin lain yang telah mencapai standar keamanan dan efektivitas, mendesak pengembang lain meninjau dan menilai," jelas Simão.

Perlu diketahui, vaksin pertama di dunia yang didaftarkan untuk melawan Covid-19 sebenarnya adalah milik Rusia, yang telah meminta EUL dari WHO pada akhir Oktober 2020 untuk vaksin 'Sputnik-V'.

Namun sertifikasi untuk Sputnik-V itu hingga kini masih menunggu keputusan.

Sedangkan vaksin Pfizer menjadi yang pertama disetujui untuk penggunaan darurat khusus di AS, pada 11 Desember 2020.

Sementara itu, pemberian persetujuan vaksin Moderna menyusul seminggu kemudian.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pfizer Jadi Vaksin Pertama di Dunia yang Terima Izin Penggunaan Darurat dari WHO, https://www.tribunnews.com/internasional/2021/01/01/pfizer-jadi-vaksin-pertama-di-dunia-yang-terima-izin-penggunaan-darurat-dari-who.
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Dewi Agustina

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved