Breaking News:

Berita Palembang

Kereta Api Rajabasa Rute Palembang-Lampung Beroperasi Mulai 1 Januari 2021, Tiket Bisa Pesan Online

Calon penumpang kereta api wajib mengikuti protokol kesehatan, dengan selalu memakai masker dan face shield selama perjalanan dan menjaga jarak.

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM / Odi Aria
Calon penumpang menunjukkan tiket kepada petugas saat akan berangkat menggunakan kereta api di stasiun Kertapati Palembang beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Setelah sempat tidak beroperasi beberapa bulan dampak Pandemi Covid-19, kereta api jarak jauh Rajabasa rute Palembang-Lampung akhirnya kembali melayani para penumpang mulai, Jumat (1/1/2021).

Manajer Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan, bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan ke Lampung saat ini PT KAI sudah menyediakan layanan kereta api Rajabasa yang berangkat dari Stasiun Kertapati mulai pukul 08.30 WIB.

Baca juga: Daftar Stasiun Kereta Api Penyedia Rapid Test Antigen, Stasiun Kertapati belum Masuk Daftar

Baca juga: Naik Kereta Api di Sumsel Cukup Tunjukkan Rapid Tes Antibodi

Kereta tersebut akan singgah di Stasiun Payakabung, Prabumulih, Peninjawan, Baturaja, Martapura, Waytuba, Blambangan Umpu, Negri Agung, Tulung Buyut, Negara Ratu, Ketapang, Kota Bumi, Sulusuban, Haji Pemanggilan, Bekri, Tegineneng, Rejosari, Tanjung Karang.

"Mulai hari pertama tahun 2021, kereta api Rajabasa kembali beroperasi memberikan kemudahan bagi masyarakat berpergian secara aman dan nyaman pada masa pandemi Covid-19" katanya.

Ia menjelaskan, untuk mengurangi pembelian secara langsung stasiun tidak lagi melayani pemesanan tiket.

Masyarakat dapat memanfaatkan sistem online dengan menggunakan aplikasi KAI Acces ataupun aplikasi lainnya serta agen resmi yang dapat dilakukan pemesanan tiket pada H-7.

Baca juga: Jadwal Keberangkatan Kereta Api Bukit Serelo Palembang-Lubuklinggau, Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Dengan menggunakan sistem daring (online) diharapkan lebih terjamin dalam penerapan jaga jarak fisik (physical distancing) dan untuk mendukung program pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Selain itu, mulai 1 Januari 2021 PT KAI mengurangi layanan pembelian tiket langsung untuk Stasiun Muara Enim dan Tebing Tinggi.

"Sementara itu untuk penjualan tiket di loket stasiun hanya melayani tiket go show atau dilayani 3 jam sebelum jadwal keberangkatan KA,"terangnya.

Aida menambahkan, calon penumpang wajib mengikuti protokol kesehatan, dengan selalu menggunakan masker dan face shield selama perjalanan dan menjaga jarak.

Baca juga: Tingkatkan Jalur Kereta Api Lahat-Linggau, Balai Perkeretaapian Pekerjakan Warga Terdampak Covid-19

Selain itu menunjukkan surat bebas Covid-19 melalui hasil rapid test antibodi atau PCR yang masih berlaku selama 14 hari.

KAI telah bekerja sama dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (PT RNI) untuk menyediakan pelayanan tersebut dengan harga terjangkau Rp. 85.000 di Stasiun Kertapati, Prabumulih, Muara Enim, Lahat, Tebing Tinggi, Lubuklingga, Tanjung Karang, Kota Bumi, Martapura dan Baturaja.

"Selama beroperasi nanti, okupansi atau tingkat keterisian penumpang akan dibatasi menjadi 70 persen dari tiket yang dijual.

Sedangkan, untuk penempatan tempat duduk akan diatur berdasarkan sistem pysichal distancing," ungkap Aida.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved