Breaking News:

Vaksin Sinovac Masuk Indonesia Lagi, Total Ada 3 Juta Dosis

Pemerintah juga kembali mengamankan supply vaksin Astra Zeneca dan Novavax yang masing-masing jumlahnya mencapai 50 juta dosis.

Editor: Soegeng Haryadi
Tribun Ambon/biro media_setpres
Petugas cargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, mengangkut vaksin Sinovac, Corona, Selasa (8/12/2020) 

JAKARTA, SRIPO -- Gelombang kedatangan vaksin Covid-19 mulai datang lagi. Sebanyak 1,8 juta vaksin Sinovac dari Tiongkok disebut akan tiba hari ini atau menjelang malam pergantian tahun baru 2021.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan dengan kedatangan tersebut berarti saat ini sudah ada 3 juta vaksin Sinovac di Indonesia.

“Diplomasi kita terus bergerak untuk membuka akses kerjasama dengan berbagai pihak, baik melalui track bilateral maupun multilateral bagi pengadaan vaksin,” kata Menlu dalam konferensi pers Rabu (30/12).

Baca juga: Jokowi Siap Disuntik Vaksin Covid-19 Pertama Kali, Menkes Khawatirkan Keamanan Presiden, Ungkap Ini

Pemerintah juga kembali mengamankan supply vaksin Astra Zeneca dan Novavax yang masing-masing jumlahnya mencapai 50 juta dosis.

Untuk itu, pemerintah melakukan penandatanganan pengamanan suplai vaksin tersebut secara virtual dari kantor Bio Farma, Bandung.

Retno mengatakan Indonesia akan terus mengawal pengamanan akses vaksin melalui mekanisme COVAX-AMC (Advance Market Commitment ) dengan range perkiraan perolehan adalah 3-20% jumlah penduduk.

Untuk itu, diplomasi Indonesia dari track multilateral akan terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan WHO, GAVI.

Baca juga: Besok 1,8 Juta Vaksin dari Cina Tiba di Tanah Air

“Kita terus akan kawal proses ini,” kata Menlu.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyambut baik pembelian vaksin oleh Biofarma dari dua perusahaan besar dunia asal Kanada-Amerika satu lagi dari Inggris-Eropa, agar ada variasi untuk rakyat Indonesia atas produk-produk vaksin yang bisa digunakan.

Ia melanjutkan, tahap pertama penyediaan dan prosedur vaksin ditargetkan rampung pada minggu pertama dan kedua Januari 2021. Sehingga Kementerian Kesehatan bisa masuk ke tahap kedua bagaimana mendistribusikan ke seluruh pelosok Indonesia dalam waktu singkat.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved