Breaking News:

Bola Lokal

Sriwijaya FC Tak Perpanjang Kontrak 2 Asisten Pelatih, Fachmi: Legowo Masih Terima Gaji Terakhir

Manajemen Sriwijaya FC tak memperpanjang dua asisten pelatih yakni, pelatih fisik Sriwijaya FC, Ananto Nurhani dan pelatih teknik

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM / Abdul Hafiz
pelatih teknik Sriwijaya FC Fachmi Amiruddin 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Belum jelasnya kelanjutan kompetisi Liga 2 Indonesia membuat manajemen Sriwijaya FC tak memperpanjang dua asisten pelatih Sriwijaya FC yakni, pelatih fisik Sriwijaya FC, Ananto Nurhani dan pelatih teknik Sriwijaya FC Fachmi Amiruddin.

Fachmi Amiruddin mengatakan, memahami di sepakbola profesional untuk itu dirinya legowo tak mempermasalahkan keputusan yang disampaikan manajemen.

"Kalau habis kontrak ya gak masalah, kita legowo, ini biasa di sepakbola profesional, yang penting hak kita terima."

"Situasi yang tidak memungkinkan pak Indrayadi sudah kontak saya kalau ada kegiatan, kita akan dipanggil lagi, makanya gaji terakhir Senin akan dibayar," ungkap pelatih teknik Sriwijaya FC Fachmi Amiruddin kepada Sripoku.com, Kamis (31/12/2020).

Mantan Pelatih Persinga Ngawi mengaku memang sudah tradisi biasa dikontrak hanya satu musim kompetisi.

Baca juga: Penghujung 2020, Manajemen Sriwijaya FC Lepas Dua Asisten Pelatih Sriwijaya FC

"Justru kalau kita tetap sekarang ini diperpanjang, kasihan dengan klubnya karena gak ada kegiatan. Feeling saya pun jangan-jangan Februari ini pun kompetisi Liga 2 Indonesia belum digulirkan," kata mantan Pelatih Persinga Ngawi.

Selama libur kompetisi ini coach Fahmi mengisi waktunya melatih klub Glory Putra usia dini 14-15 tahun, di tempat istrinya, Jember, Jawa Timur. Terlebih setelah tidak diperpanjangnya kontrak dengan SFC ia kembali melatih anak usia dini dikarenakan pemain junior masih bisa dibentuk cara bermainnya.

"Saya kembalu ke alamnya. Ada kegiatan melatih U17 Tahun" katanya.

Mantan pelatih Persinga Ngawi ini beberapa bulan lalu menuntaskan kursus kepelatihan lisensi B lanjutan untuk modul 2 yang berlangsung  9-21 Maret 2020 di Sidoarjo dan pulang ke rumahnya di Jember (Jawa Timur).

Pria berkumis kelahiran Maros (Sulawesi Selatan), 8 Aguslus 1969 mengisi kegiatan selama liburan di Jember, dengan kembali meluangkan waktunya melatih anak sekolah.

"Bersama Askab PSSI Jember (Jatim) saya mengisi ekstra kurikuler di SMA Bima Ambuluh. Setiap hari Senin, Rabu, Jumat. Mengisi kegiatan dengan mengaplikasikan ilmu yang didapat. Selama mengikuti Lisensi B itu modul pertama aturan baru. Kalau yang baru sisi psikologi pemain dan nutrisi," terang Fachmi yang juga berpengalaman menjadi juru taktik di klub Kratau Steel, Barito, Banyumas, Deltras, Vocano Cilegon.

Menurut Fachmi dengan meluangkan waktu mengajar anak sekolahan ini dirinya merasakan perlu agar tidak kaku kelamaan libur.

"Di tengah prihatin bencana covid-19 atau virus corona, kaku juga melatih kalau lama istirahat libur. Makanya kegiatan saya tetap harus jalan. Kalau gak diasah, penyampaian materinya jadi kaku. Ibarat dari bersepeda tiba-tiba jalan kaki. Berdoa ini cepat selesai. Ada titik terang kejelasan," pungkas Fachmi. 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved