Pria di Muba Nikahi Dua Wanita

Resepsi Pria Menikahi 2 Wanita Dikecam Satgas Covid-19 Lawang Wetan, Video Viral Jadi Bukti

Bukan hanya status pernikahan, pelaksanaan resepsi pernikahan juga tak lepas dari sorotan mengingat pernikahan yang viral di media sosial ini

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Refly Permana
sripoku.com/fajeriramadhoni
Forkopimcam Lawang Wetan ketika mendatangi kediaman Sunan, oria yang menikahi dua wanita sekaligus. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Seorang pria menikahi dua wanita sekaligus menjadi perbincangan hangat.

Sejumlah pihak menyoroti fenoman yang terjadi di Talang Piase, Kecamatan Lawang Wetan tersebut.

Bukan hanya status pernikahan, pelaksanaan resepsi pernikahan juga tak lepas dari sorotan mengingat pernikahan yang viral di media sosial ini dilangsungkan di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Covid-19 Hantui Premier League, Bek Arsenal Terpapar Hingga Laga Everton Manchester City Ditunda

Pernikahan antara satu mempelai pria bernama Sunan dengan kedua istrinya, yakni Anggun Andini dan Vopi Anggraini, ini sempat menghebohkan lini masa di dunia maya.

Pasalnya, pada rangkaian prosesi pernikahan tersebut terdata ada sebanyak 31 orang undangan tidak memakai masker.

Tindakan tegas ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 67 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Pola Hidup Masyarakat yang Sehat, Disiplin, dan Produktif di Era Kebiasaan Baru Corona Virus Disease 2019 di Kabupaten Muba.

"Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Lawang Wetan yakni terdiri dari jajaran Kecamatan Lawang Wetan, Polsek Babat Toman, dan Danramil Babat Toman telah mendatangi lokasi.

Dari hasil penulusuran dan video yang terekam, ada 31 warga yang tidak menggunakan masker dan kita jatuhkan sanksi denda administratif sebesar Rp 20 ribu per orang untuk kemudian disetorkan ke negara sesuai Perbup Nomor 67 Tahun 2020," ungkap Ketua Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Lawang Wetan, Chandra SKM MSi. 

Baca juga: Sudah Akui Pemeran Wanita dalam Video Syur Dirinya, Gisella Anastasia Pamer Liburan di Pulau Komodo

Chandra menjelaskan, pada saat rangkaian kegiatan resepsi pernikahan, pihaknya tidak menerima pemberitahuan. 

Dari keluarga mempelai bahkan tidak meminta izin kepada Satgas Covid-19 Kecamatan Lawang Wetan

"Maka dari itu, akan ditindak secara tegas meski saat ini Kecamatan Lawang Wetan masih zona hijau, tetapi protokol kesehatan harus tetap dipatuhi sesuai Peraturan Bupati Muba," ungkapnya. 

Kapolsek Babat Toman, AKP Ali Rojikin SH MH mengimbau, agar warga masyarakat Kecamatan Lawang Wetan untuk tetap mematuhi prokes walaupun Lawang Wetan masih masuk kategori zona hijau. 

"Sebelumnya tidak ada pemberitahuan dan izin pada kegiatan resepsi pernikahan tersebut, jadi sesuai Perbup Nomor 67 Tahun 2020 karena ada beberapa yang tidak mematuhi prokes tentu ditindak tegas dengan dikenakan sanksi," tegasnya. 

Baca juga: Wacana Kenaikan Tunjangan Gaji PNS, Jika Itu Benar ASN di Palembang Janji Bakal Lebih Berinovasi

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved