Breaking News:

'Sudahlah Jangan Mau Diperalat Lagi', Soal Agen Intelejen Jerman Datangi Markas FPI, Masih Ada Celah

Staf Kedutaan Jerman yang berkunjung ke Markas FPI di Petamburan berbuntut panjang. Apalagi setelah identitas orang asing tersebut terungkap.

Editor: Yandi Triansyah
Kolase Sripoku.com / Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Habiburokhman 

SRIPOKU.COM - Staf Kedutaan Jerman yang berkunjung ke Markas FPI di Petamburan berbuntut panjang.

Apalagi setelah identitas orang asing tersebut terungkap.

Disebut-sebut staf tersebut agen intelejen Jerman.

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Gerindra, Habiburokhman meminta Front Pembela Islam ( FPI) tidak berkolaborasi dengan pihak asing menyusul adanya dugaan mata-mata Jerman yang mendatangi markas FPI di Petamburan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

"Sudahlah, jangan mau diperalat lagi. Tujuan kita bagus, amar ma'ruf nahi munkar. Jangan berkolaborasi dengan pihak-pihak yang enggak tepat," ujar Habiburokhman dalam webinar Teka-teki Telik Sandi di Markas FPI, Minggu (27/12/2020).

Menurut dia, berbagai kasus yang tengah dihadapi FPI bisa diselesaikan dengan cara baik-baik tanpa melibatkan pihak luar.

Ia mengatakan, semua masalah saat ini masih ada celah untuk bisa diselesaikan bersama-sama.

"Saya pribadi masih melihat ada celah, kita sebagai bangsa bisa duduk bersama menyelesaikan persoalan di antara kita," kata dia.

Di samping itu, ia mengingatkan bahwa kolaborasi dengan pihak asing justru akan membahayakan.

"Ini lebih bahaya, jangan sampai dari mulut harimau kita diterkam buaya," kata dia.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved