Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Rumah Sehat Silampari III Disebut Hanya Menghabiskan Anggaran, Kini Ditutup Pemkot Lubuklinggau

Rumah Sehat Silampari III yang menjadi tempat isolasi khusus untuk pasien Covid-19 di Lubuklinggau telah resmi berhenti beroperasi.

Editor: Refly Permana
tribunsumsel/eko
Rumah Sehat Silampari III di Lubuklinggau kini resmi ditutup untuk tempat isolasi pasien Covid-19. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Rumah Sehat Silampari III yang menjadi tempat isolasi khusus untuk pasien Covid-19 di Lubuklinggau telah resmi berhenti beroperasi.

Rumah Sehat Silampari III ini resmi berhenti beroperasi sejak tanggal 9 Desember 2020 lalu. Sejak saat itu itu pula tempat isolasi yang disediakan oleh pemerintah ini ditutup selamanya.

Walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Soh,e menyampaikan alasan Rumah Sehat Silampari III itu resmi ditutup karena dinilai oleh Satuan Gugus Tugas (Satgas) tidak lagi efektif dan hanya menghabiskan anggaran saja.

Baca juga: Marwandi Warga Seberang Ulu I Nyebur ke Selokan Hindari Amukan Teman Satu Kampung, Warga Berdatangan

"Karena selama ini hanya dua, tiga yang mau isolasi di sana, mendingan mereka kita suruh mereka ke rumah sakit saja," ungkapnya pada wartawan, Rabu (23/12/2020).

Ditambah alasan lain penutupan dilakukan oleh Satgas Covid-19 karena semua rumah sakit di Lubuklinggau ini sudah mampu menangani warga yang terpapar Covid-19.

"Termasuk di Rumah Sakit Siti Aisyah, semuanya gratis, semuanya ditanggung oleh pemerintah daerah alias gratis," ujarnya.

Ia menuturkan, selama ini berapa banyak biaya yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Lubuklinggau untuk menganggarkan biaya untuk rumah sehat tersebut namun tidak maksimal.

"Baik untuk dokternya, perawatnya, makan, minum ditambah obat-obatan, belum lagi insentif dokter dan perawatnya, kan banyak itu," ujarnya.

Baca juga: Marwandi Warga Seberang Ulu I Nyebur ke Selokan Hindari Amukan Teman Satu Kampung, Warga Berdatangan

Untuk itu, ia menegaskan bila semua penangan Covid-19 di Lubuklinggau sudah bisa dilakukan semua di rumah sakit untuk apa ada rumah sehat lagi.

Ditambah masyarakat sekarang maunya isolasi mandiri semua.

"Kalau ada masyarakat yang mau isolasi silahkan ke rumah sakit, kalau isolasi di rumah, mereka sudah paham semua, masyarakat sudah tahu apa yang harus dilakukan, bila bergejala silahkan datang ke rumah sakit," ungkapnya.

Ia pun menegaskan bila di rumah sakit akan ditangani dengan baik oleh dokter, bahkan penanganannya dilakukan sampai warga itu sembuh total.

Baca juga: Bacaan Sholawat Hasbi Rabbi Jalallah Maa Fi Qalbi Ghairullah, Lengkap Tulisan Arab, Latin & Terjemah

"Kalau bergejala akan kita obati dan sembuh sehat, semuanya gratis, sekarang tersisanya paling ratusan yang isolasi mandiri,"ujarnya.

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved