Breaking News:

Berita KONI Sumsel

Rakerda KONI Sumsel, Gubernur HD Minta Fokus Pembinaan Atlet Lokal Ketimbang Beli Dari Luar Daerah

"Bukan atlet ngebon (beli) dari daerah lain," ujar Gubernur Sumsel, Herman Deru.

HUMAS KONI SUMSEL
Gubernur Sumsel H Herman Deru SH MM bersama Ketum KONI Sumsel H Hendri Zainuddin SAg SH usai membuka Rapat Kerja KONI Sumsel, di Hotel Swarna Dwipa, Rabu (23/12/2020). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Gubernur Sumsel H Herman Deru SH MM meminta agar arahan yang disampaikannya menjadi navigasi, demi solidnya olahraga di Sumatera Selatan. Hal itu disampaikannya usai membuka Rapat Kerja KONI Sumsel, di Hotel Swarna Dwipa, Rabu (23/12/2020).

"Di Rakerda ini saya minta jadikan apa yang saya sampaikan tadi sebagai navigasi untuk solidnya di dalam pengelolaan organisasi, solid juga dalam menuai prestasi," ujar Herman Deru didampingi Ketum KONI Sumsel H Hendri Zainuddin SAg SH.

Mantan Bupati OKU Timur dua periode ini mengingatkan, salah satu syarat yang paling penting itu adalah menjaga keutuhan. Meskipun berbeda aspek, namun KONI harus tetap bersatu demi pencapaian prestasi.

"Kita boleh berbeda Partai Politik, kita boleh berbeda agama, kita boleh berbeda profesi, kita boleh berbeda asal, suku, berbeda cabor. Tetapi ketika kota satu wadah yang namanya KONI ini kita harus bersatu," ucapnya.

Ia melanjutkan, ke depan KONI Sumsel memiliki 3 tugas besar. Yakni pembinaan atlet agar tidak terjadi jual beli atlet, fokus persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-2021 dan Porprov 2021, serta merealisasikan program bantuan kepada KONI Kabupaten/Kota di Provinsi Sumsel plus 54 cabang olahraga (Cabor).

Terutama pembinaan, dirinya menegaskan agar tidak terjadi lagi jual beli atlet dari luar daerahnya. Lebih baik merebut prestasi apa adanya, ketimbang prestasi luar biasa namun bukan hasil dari putera daerah.

"Jangan kita mengejar kegembiraan semu, lebih baik kita meraih prestasi apa adanya tetapi milik kita, prestasinya misal bernilai sekian, apapun itu kita harus bangga karena itu milik kita, percuma juara tetapi itu bukan atlet kita, tetapi milik daerah lain," tegasnya.

Untuk itu, Herman Deru meminta kepada KONI Sumsel, KONI Kabupaten/kota di Sumsel, serta cabor-cabor yang di bawahnya agar tetap fokus melakukan pembinaan atlet lokal usia dini yang merupakan atlet asli dari Sumsel. "Bukan atlet ngebon (beli) dari daerah lain," ujar H Herman Deru.

Seperti diketahui, Raker KONI Sumsel dihadiri seluruh pengurus KONI Kabupaten/kota di Sumsel serta 54 cabang olahraga di Sumsel.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: RM. Resha A.U
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved