Breaking News:

Memaknai Hari Ibu

Memaknai Hari Ibu : Bagaimana Kualitas Perempuan Sumsel ?

Hari Ibu di Indonesia diperingati pada 22 Desember.Peringatan ini dapat berbeda-beda maknanya ba­gi setiap orang.

ist
dana-mega 

Walaupun demikian angka bu­ta huruf ini sudah sangat kecil.

Ada perbedaan yang sangat signifikan dalam kesempatan untuk be­lajar baca tulis di masa lampau.

Hal ini dapat dilihat dengan jelas pada tabel 1 bahwa angka buta hu­ruf yang tertinggi terdapat pada kelompok umur 45 tahun ke atas, terutama pada penduduk pe­rempuan.

Perbedaan yang sangat signifikan antara persentase laki-laki dan perempuan yang buta huruf berturut-turut sebesar 2,07 persen dan 4,53 persen.

grafis
(ist)

Keadaan pendidikan lainnya dari Susenas 2019, diketahui bahwa rata-rata lama sekolah penduduk 15 tahun ke atas laki-laki 8,81 lebih tinggi dari perempuan 8,39.

Umumnya tingkat pendidikan yang di­tamatkan perempuan yang lebih banyak daripada laki-laki pada tingkat rendah (SD dan ke bawah) sedangkan laki-laki lebih banyak pada tamatan SLTP/SLTA sederajat.

Uniknya, perempuan di Sum­sel juga memiliki persentase tamat Akademi/Universitas sederajat lebih banyak dibanding laki-laki.

Secara umum ini dimungkinkan laki-laki Sumsel lebih memilih langsung bekerja setelah tamat SLTP/SLTA sederajat, sedangkan perempuan lebih banyak dari laki-laki dalam meneruskan ke ting­kat akademi/universitas.

Dari sisi ketenagakerjaan, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) laki-laki jauh di atas pe­rem­puan.

Menurut rilis ketenagakerjaan terahir November lalu, TPAK laki-laki dari 83,25 persen ta­hun A­gustus 2019 sedikit menurun menjadi 82,71 persen pada Agustus 2020.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved